Polemik Syarat Tak Tercela bagi Calon Ketum Golkar

Kamis, 28 April 2016 - 11:32 WIB
Polemik Syarat Tak Tercela...
Polemik Syarat Tak Tercela bagi Calon Ketum Golkar
A A A
JAKARTA - Persayaratan calon Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar tidak bisa diubah. Alasannya, persayaratan itu tercantum dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Dia mengatakan, salah satu persyaratan menyebutkan calon Ketua Umum Partai Golkar tidak boleh pernah melakukan perbuatan tercela. Namun, Ketua DPR ini mengakui kriteria tidak tercela itu masih belum jelas.

"Itu kan memang Anggaran Dasar," ujar Ade di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (28/4/2016).

Sementara itu, Bendahara Umum Golkar hasil Musyawarah Nasional (Munas) Bali, Bambang Soesatyo. Dia menyebutkan, sesuai ketentuan AD/ART, selain calon harus aktif minimal lima tahun di kepengurusan Partai Golkar pada setiap tingkatan juga ada syarat Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, Tidak Tercela (PDLT).

"Jadi syarat PDLT itu penting dan sangat mendasar karena tercantum dalam AD/ART. Dibandingkan syarat lain yang ditambah-tambahkan panitia seperti LHKPN, bukti setor pajak (SPT), setoran sumbangan wajib yang jumlahnya fantastis itu, dan lain-lain," tandasnya. (Baca: Menkumham Terbitkan SK, Akhirnya Golkar Bisa Munaslub)

Rencananya Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar dilaksanakan akhir Mei mendatang di Bali. Rencana ini dibahas sebelumnya melalui rapat pleno Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
(kur)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Survei Puspoll Indonesia,...
Survei Puspoll Indonesia, Kepuasan Publik Atas Kinerja Presiden Prabowo Capai 64,8 Persen
Jokowi Minta Kader PSI...
Jokowi Minta Kader PSI Hidupkan Mesin Partai sampai Tingkat Desa
Sinergi BPJS dan Kejaksaan...
Sinergi BPJS dan Kejaksaan Agung, Jaga Keberlangsungan JKN
Uya Kuya Jadi Ketua...
Uya Kuya Jadi Ketua DPW DKI Jakarta Gantikan Eko Patrio, PAN Ungkap Alasannya
Pekan Raya Jakarta 2026...
Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Ahmad Ali Beberkan Alasan...
Ahmad Ali Beberkan Alasan Jokowi Turun Langsung Keliling Daerah
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved