alexametrics

4 Ribu Lebih Dokter Hewan Dilantik Unair, Apa Saja Peran Mereka?

loading...
4 Ribu Lebih Dokter Hewan Dilantik Unair, Apa Saja Peran Mereka?
Di tengah pandemi COVID-19, Universitas Airlangga (Unair) kembali melantik 110 mahasiswa pendidikan profesi angkatan ke-32 menjadi dokter hewan. Foto/Dok/SINDOnews
A+ A-
SURABAYA - Di tengah pandemi COVID-19, Universitas Airlangga (Unair) kembali melantik 110 mahasiswa pendidikan profesi angkatan ke-32 menjadi dokter hewan, di Ruang Tandjung Adiwinata, Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Unair, Selasa (28/07/20)

Tercatat, sampai saat ini Unair sudah meluluskan lebih dari 4.000 dokter hewan yang telah terjun di masyarakat. Pada pelantikan kali ini juga dilakukan secara daring untuk mematuhi protocol kesehatan.

Wakil Rektor III Unair Prof. Ir. Moch. Amin Alamsjah menuturkan, para dokter hewan diharapkan dapat berpegang teguh pada etika profesi yang berlaku dalam kode etik dokter hewan. (Baca juga: 22 WNI Dapat Beasiswa Orange Knowledge Programme di Belanda)

“Pegang teguh etika profesi yang berlaku dalam kode etik dokter hewan. Junjung tinggi rasa kemanusiaan dan jalani dengan terhormat sesuai sumpah saudara,” kata Amin.



Ia melanjutkan, peran penting dokter hewan begitu penting di Indonesia. Sebab, profesi ini memegang peranan penting bagi hajat hidup manusia. Salah satunya dengan menjaga pangan hewan yang dikonsumsi masyarakat.

“Para dokter hewan juga berkontribusi dalam keamanan bahan pangan pasar hewan, dan penanggulangan penyakit menular zoonotic maupun non zoonotic,” ungkapnya. (Baca juga: Minta Maaf, Mendikbud Minta NU, Muhammadiyah, PGRI Kembali Gabung POP)



Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jawa Timur I Prof. Dr. Suwarno, drh., M.Si menambahkan, dokter hewan harus bisa memberikan sumbangsih dalam kegiatan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat yang meliputi penjaminan ketahanan pangan hewan.

“Salah satu peran dokter hewan menjadi surveilan manusia, hewan dan lingkungan,” katanya.

Dekan FKH Unair Prof. Dr. Pudji Srianto, drh., M.Kes menjelaskan, pihaknya berharap besar para dokter hewan dapat mengamalkan ilmu, potensi, dan kompetensi yang dimiliki langsung pada masyarakat. Mereka harus mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional.

“Tanggung jawab menegakkan pilar strategi satu sistem kesehatan yang berkaitan dengan penyakit zoonotic. Serta mengimplementasikan program food security dan food savety,” imbuhnya.
(mpw)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak