alexametrics

Bupati Pasang Kayu, Anak Desa yang Kini Menjadi Doktor Ilmu Lingkungan

loading...
Bupati Pasang Kayu, Anak Desa yang Kini Menjadi Doktor Ilmu Lingkungan
Bupati Pasang Kayu Agus Ambo Djiwa berfoto dengan latar belakang karangan bunga ucapan selamat dari PDI Perjuangan. Foto/SINDOphoto/isra triansyah
A+ A-
MALANG - Lahir sebagai anak kepala desa, hidup penuh kesederhanaan, ternyata tidak mengkerdilkan nyali dan semangat Agus Ambo Djiwa untuk menempuh pendidikan hingga ke puncak tertinggi. (Baca juga: Bupati Pasang Kayu Raih Gelar Doktor Lingkungan Universitas Brawijaya)

Pria yang telah dua periode menjadi Bupati Pasang Kayu tersebut, kini menyandang gelar doktor ilmu lingkungan dari Universitas Brawijaya (UB) Malang. Perjuangan keras bersama istrinya, Ny. Herny Agus Ambo Djiwa untuk menyelesaikan studinya, telah berbuah manis. "Saya sengaja bersama-sama dengan istri untuk menempuh pendidikan doktoral ini, karena ingin mengabdikan diri bersama-sama untuk masyarakat melalui ilmu yang telah kami dapatkan," imbuhnya. (Baca juga: Bupati Pasang Kayu Raih Doktor, Seskab: Bisa Jadi Contoh Kepala Daerah Lainnya)

Suami istri tersebut sama-sama menyandang gelar doktor dari kampus negeri terbesar di Kota Malang. "Saya anak desa yang ingin terus mengabdikan diri untuk masyarakat. Jabatan pastinya akan kita tanggalkan, tetapi ilmu pengetahuan akan kekal abadi," ungkap Agus Ambo Djiwa, Sabtu (8/2/2020).
Bupati Pasang Kayu, Anak Desa yang Kini Menjadi Doktor Ilmu Lingkungan

Ketua DPD PDIP Sulawesi Barat yang sempat digadang-gadang menjadi Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) ini, akan terus bersemangat mengabdikan diri untuk masyarakat, dengan mengamalkan seluruh ilmu yang didapatkannya.



Dia juga berharap, kebijakan-kebijakan publik yang dibangun oleh pemerintah bisa menyejahterakan masyarakat, dan selalu selaras dengan alam untuk pembangunan yang berkelanjutan.
(cip)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak