alexametrics

Pengalaman Sedih Tunanetra, Ditipu dengan Nominal Uang Tak Sesuai

loading...
Pengalaman Sedih Tunanetra, Ditipu dengan Nominal Uang Tak Sesuai
Malang nasib para tunanetra. Pasalnya, tak sedikit dari mereka yang menjadi tukang pijit ditipu pelanggannya, keluhan itu pun diterima tim Prabowo-Sandiaga. Foto/Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A+ A-
JAKARTA - Malang nasib para tunanetra. Pasalnya, tidak sedikit dari mereka yang menjadi tukang pijit ditipu oleh pelanggannya. Keluhan seperti itu pun banyak diterima oleh Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Hashim Djojohadikusumo.

Hal itu diungkapkan Hashim dalam peluncuran buku Pandangan Strategis Prabowo Subianto, Paradoks Indonesia edisi format braille di Media Center Prabowo-Sandi Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (16/11/2018).

"Kami dapat aspirasi dari tunanetra, ada banyak yang bekerja jadi tukang pijat, di panti pijat dan sering kawan-kawan kita tunanetra mereka ditipu oleh pelanggannya, mestinya dikasih Rp50 ribu ini malah dikasih Rp5.000," ujar Hashim.

Bahkan lanjut dia, ada pelanggan tukang pijat tunanetra yang membayar dengan uang palsu. "Uang palsu yang bisa melihat juga bisa tertipu malahan," ujar adik Prabowo Subianto itu.

Maka itu, Hashim Djojohadikusumo memastikan mata uang braille khusus tunanetra bakal dicetak jika pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno terpilih menjadi presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 nanti. "Sebenarnya itu ide saya untuk bikin mata uang braille. Itu salah satu komitmen kita untuk mata uang braille," katanya.

Selain itu, dia berjanji bahwa Prabowo-Sandiaga akan memberikan beasiswa kepada putra-putri anak disabilitas. "Bagi yang disabilitas punya anak-anak, supaya bisa menunjang atau membantu orang tua yang disabilitas itu anak-anak akan diberikan beasiswa khusus untuk melanjutkan pendidikan kita, itu komitmen kami juga," ujarnya.

Janji kubu Prabowo-Sandi itu pun disambut positif oleh perwakilan komunitas disabilitas, Eka Setiawan. "Mungkin, bukan mata uang braille, tapi mata uang yang bisa diakses tunanetra," ujar Eka Setiawan dalam kesempatan sama.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak