alexametrics

Gerakan Perempuan Indonesia dari Masa ke Masa

loading...
Gerakan Perempuan Indonesia dari Masa ke Masa
Suasana Kongres Perempuan 1950. FOTO/Koleksi Triopen Museum
A+ A-
KAUM perempuan mempunyai peranan penting dalam sejarah pendirian Republik Indonesia. Mereka berkumpul, membentuk organisasi, dan melakukan gerakan nyata yang memperjuangkan hak-haknya dan kaum tertindas. Berikut ini gerakan perempuan Indonesia dari masa ke masa:

Tahun Organisasi
1912 Dibentuk organisasi perempuan pertama yaitu Poetri Mardika.
1917 "Aisyah," seksi perempuan dalam gerakan-gerakan pembaharuan Islam Muhammadiyah terbentuk. Pada saat hampir bersamaan pula, didirikan organisasi-organisasi perempuan Katolik dan Protestan. Demikian pula di luar Jawa bermunculan organisasi-organisasi serupa.
1926 Kalangan perempuan yang aktif dalam Sarekat Rakyat melakukan demonstrasi di Semarang menuntut perbaikan kondisi kerja buruh perempuan.
1928 Kongres Perempuan Indonesia nasional pertama diselenggarakan di Yogyakarta pada Desember 1928. Dalam kongres ini dibentuk pula Persatoean Perempoean Indonesia (PPI), yang merupakan federasi organisasi-organisasi perempuan Indonesia. Pada tahun berikutnya nama federasi ini diubah menjadi Perikatan Perhimpoenan Istri Indonesia (PPII).
1935 Kongres Perempuan kedua diadakan di Jakarta. Dalam kongres 1935 terbentuklah Kongres Perempuan Indonesia (KPI), dan dengan demikian PPII dibubarkan.
1938 Kongres Perempuan ketiga digelar di Bandung.
1941 Kongres Perempuan keempat digelar di Semarang.
1942 Jepang melarang semua organisasi perempuan. Hanya ada satu yang diizinkan yakni Fujinkai.
1945 Kongres Perempuan Nasional pertama digelar pada Desember 1945 di Klaten dan kongres berikutnya di Solo tahun 1946.
1955 Berbagai partai politik membentuk sayap perempuan masing-masing. Dua organisasi yang menonjol GERWANI dan Wanita Marhaen.
1967 (Orde Baru) Hanya terdapat tiga organisasi resmi yakni Dharma Wanita, Dharma Pertiwi, dan PKK.


 

 
(amm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak