alexametrics

85 PTN Siap Terima Mahasiswa Baru

loading...
85 PTN Siap Terima Mahasiswa Baru
Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) resmi dibuka sejak Kamis (5/4/2018). FOTO/ILUSTRASI/DOK.SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Jalur kedua penerimaan mahasiswa melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) resmi dibuka sejak Kamis (5/4/2018). Sebanyak 85 PTN siap menerima mahasiswa baru.

SBMPTN 2018 dibuka hingga 27 April mendatang. Sebanyak 85 kampus negeri seperti UI, UGM, ITB, Unhas, Unair hingga perguruan tinggi di wilayah Indonesia timur dan barat seperti Universitas Syiah Kuala di Aceh dan Universitas Nusa Cendana di Kupang siap menerima mahasiswa baru untuk berbagai jurusan.

"Setelah SNMPTN selesai, kami mulai membuka SBMPTN mulai kemarin. Silakan peserta mendaftar di 85 PTN dalam 42 panitia lokal di bawah koordinasi panitia pusat," kata Ketua Panitia SNMPTN/SBMPTN 2018 Ravik Karsidi, Jumat (6/4/2018).



Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) ini menjelaskan, berkaca dari pengalaman tahun sebelumnya, pendaftaran membeludak pada menit terakhir pendaftaran. Panitia tidak ingin menginginkan hal ini terulang. Karena itu, dia meminta lulusan sekolah menengah atas mau melakukan pendaftaran mulai dari awal mula pembukaan pendaftaran ini. Dia mengatakan, adanya gangguan jaringan karena pendaftar menumpuk di akhir hanya akan merugikan calon peserta.

Pelaksanaan SBMPTN terdiri atas ujian tulis berbasis cetak (UTBC) dan ujian tulis berbasis komputer (UTBK) yang dapat diikuti siswa lulusan 2016, 2017, dan 2018 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK) dan sederajat serta lulusan Paket C tahun 2016, 2017, dan 2018. Pada tahun ini panitia pusat akan melakukan peningkatan layanan peserta UTBK.

Dia menjelaskan, ujian tulis yang terdiri atas UTBC dan UTBK menggunakan soal-soal ujian yang dirancang sesuai dengan kaidah akademik pengembangan tes. Ujian tulis SBMPTN dirancang untuk mengukur kemampuan dasar yang dapat memprediksi keberhasilan calon mahasiswa di semua program studi, yakni penalaran tingkat tinggi (higher order thinking), yang meliputi potensi akademik, penguasaan bidang studi dasar, bidang sains dan teknologi (saintek), serta bidang sosial dan humaniora (soshum).

Selain mengikuti UTBC atau UTBK, peserta yang me milih program studi ilmu seni dan/atau keolahragaan diwajibkan mengikuti ujian keterampilan (UK). Ravik menjelaskan, pembiayaan penyelenggaraan SBMPTN dibebankan kepada Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristek Dikti) dan peserta. Khusus peserta harus membayar senilai Rp200.000 di salah satu bank mitra SBMPTN.

"Pem bayaran biaya seleksi ini harus dilakukan dalam waktu 3 x 24 jam sejak pencetakan slip pembayaran," ujarnya. Khusus peserta SBMPTN dari keluarga kurang mampu secara ekonomi dan memiliki prestasi akademik tinggi dapat mengajukan dana bantuan biaya pendidikan Bidikmisi.

Mekanisme pendaftaran diatur sebagai berikut. Pertama calon peserta dapat membaca informasi mengenai SBMPTN 2018 yang dimuat dalam panduan SBMPTN yang dapat diakses di http://www.sbmptn.ac.id. Kedua, calon peserta mengisikan data nama dan tanggal lahir di http://pendaftaran.sbmptn.ac.id untuk mendapatkan kode akses pendaftaran (KAP) dan personal identification number (PIN) serta slip pembayaran.

Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Fathur rahman menjelaskan bahwa jalur masuk PTN meliputi SNMPTN, SBMPTN, dan jalur mandiri. Siswa yang tidak diterima di jalur prestasi akademik SNMPTN diperbolehkan mendaftar di SBMPTN dan jalur mandiri. "Panitia tidak membatasi siswa yang sudah mendaftar di SNMPTN untuk mendaftar lagi di SBMPTN. Kami meminta cepat mendaftar agar tidak ter kendala masalah jaringan," katanya.

Fathur menjelaskan, Unnes pun siap menjadi Ketua Panitia Lokal 42 Semarang. Panitia akan menjaring calon mahasiswa dengan soal yang di rancang khusus, yakni soal yang mencakup validitas, realibilitas, daya beda, dan daya prediktif untuk mengukur kemampuan high order thinking dan soal yang bisa memprediksi kemampuan siswa menyelesaikan studi pada program-program studi tertentu.
(amm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak