Sosial & Budaya

UN tak layak di abad 21?

UN tak layak di abad 21?
Ilustrasi (istimewa)

Sindonews.com - Sistem Ujian Nasional (UN) yang saat ini diterapkan pemerintah dalam rangka meningkatkan mutu dan standar pendidikan nasional dinilai sudah tidak layak lagi di Abad 21.

Pakar Pendidikan Prof Iwan Pranoto mengungkapkan, jika hal ini terus diterapkan, maka tak ayal jika pendidikan nasional akan terkikis habis karena sekolah dianggap tidak membangun karakter bangsa.

"saya khawatir bangsa kita kedepannya tidak bisa survive dalam dunia internasional. Sistem UN tidak layak di abad 21. Banyak kebohongan dan ketidakjujuran dalam proses tersebut. Ada apa ini? Sekolah tidak membangun karakter bangsa," terang Prof Iwan, di Waryng Daun, Jakarta, Minggu (25/11/2012).

Iwan juga memastikan, jika UN akan terus diterapkan, bangsa Indonesia tidak dapat bersaing di dunia internasional. Karena seorang siswa hanya tahu bagaimana caranya mereka lulus dalam UN.

"Bukanlah proses belajar yang membangun karakter bangsa yang menjadikan bangsa ini kreatif, jujur dan kritis menanggapi persoalan," jelasnya.

Berdasarkan peraturan pemerintah no 19 tahun 2005 yang menjelaskan diterapkannya ujian nasional di bidang pendidikan berfungsi sebagai pemetaan. Namun, pemetaan tersebut hingga kini dinilainya belum terlihat jelas.

Pasalnya, lanjut dia, banyak sekolah tertinggal yang harus disamakan sistem mutu dan standar pendidikannya dengan sekolah unggulan. Selain itu, dengan ujian nasional bangsa Indonesia akan kehilangan karakter dan jati dirinya.

(rsa)

views: 1.420x

 

shadow