alexametrics

Kompolnas-Kontras Saling Tuding Lebay Terkait Kasus Novel

loading...
Kompolnas-Kontras Saling Tuding Lebay Terkait Kasus Novel
Koordinator Kontras Haris Azhar memakai kacamata, (SINDOphoto).
A+ A-
JAKARTA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menilai pihak yang mengaitkan peristiwa penahanan Novel Baswedan dengan konflik KPK dengan Polri, berlebihan.

Sebab, kasus penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu dinilai murni penegakkan hukum yang dilakukan Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri.

"Itu namanya lebay (berlebihan)," ujar Komisioner Kompolnas, Adrianus Meliala dalam Diskusi Polemik SINDO Trijaya Network bertajuk Telenovela KPK Polri di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (2/5/2015).



Dia pun mengajak publik berpikir logis melihat proses hukum yang dilakukan Polri terhadap Novel Baswedan.

"Ini kasus yang tindak pidana di luar saat dia (Novel) bertugas, yakni sebagai polisi. Kenapa harus dikait-kaitkan itu? Kalau kita berpikir sekali lagi disiplin, ini seyogianya tidak kemana-kemana," tuturnya.

Menanggapi hal itu, Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar tak sepakat jika dikaitkan peristiwa penahanan Novel Baswedan dengan konflik KPK-Polri dinilai berlebihan.

"Lebih dari lebay, tapi bukan di pihak kami, tapi di pihak Adrianus dan Polisi," ucap Haris Azhar dalam kesempatan yang sama.

Haris menilai upaya penahanan terhadap Novel tidak sekadar sebagai pelemahan KPK. Melainkan, pelemahan terhadap siapapun yang menentang Polri.

"Jangan-jangan ini jauh lebih besar sekadar penegakkan hukum," tutur dia.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak