Gugus Tugas Tegaskan COVID-19 Nyata Bukan Rekayasa

loading...
Gugus Tugas Tegaskan COVID-19 Nyata Bukan Rekayasa
Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Doni Monardo menegaskan bahwa virus corona adalah sesuatu yang nyata dan bukan rekayasa. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan, pemerintah akan memaksimalkan sosialisasi pencegahan untuk menekan peningkatan kasus positif corona. Sosialisasi ini akan melibatkan seluruh komponen dengan menggunakan kearifan lokal.

"Tokoh-tokoh masyarakat, khususnya para ulama ini juga menjadi penekanan bapak wakil presiden. Untuk melibatkan para ulama di seluruh daerah agar seluruh program sosialisasi ini bisa betul-betul dipahami dengan baik," katanya seusai rapat terbatas, Senin (13/7/2020).

Dia mengatakan sosialisasi terkait COVID-19 harus terus digenjot mengingat masih adanya pihak yang menganggap kejadian ini sebagai konspirasi atau rekayasa. Doni menegaskan bahwa COVID-19 adalah sesuatu yang nyata dan bukan rekayasa.(Baca juga: Bertambah 1.282 Kasus, Total 76.981 Orang Positif Covid-19 )

"Padahal kita semua sudah tahu bahwa korban jiwa di Tanah Air sudah melampaui angka 3.500. Bahkan di dunia sudah melampaui angka 550.000 jiwa. Jadi ini nyata, ini fakta," ungkapnya.



Menurutnya, masyarakat perlu memahami bahwa COVID-19 sesuatu yang berbahaya. Bahkan bisa menjadi pembunuh bagi yang rentan.

"Mohon maaf ibaratnya adalah malaikat pencabut nyawa bagi mereka yang rentan. Siapa saja yang rentan? Adalah lansia yang rata-rata usia di atas 60-70 tahun. Kemudian yang kedua tadi dipaparkan Bapak Menko PMK pemilik atau penderita komorbid seperti hipertensi, diabet, jantung, ginjal, kanker, asma TBC dan beberapa penyakit lainnya," katanya.(Baca juga: Survei Kepuasan Penanganan Corona, Publik Belum Puas Kinerja Pusat )
(abd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top