alexametrics

MNC Peduli Berdayakan UMKM Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Jembatan Kali Jodo

loading...
MNC Peduli Berdayakan UMKM Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Jembatan Kali Jodo
MNC Peduli bersama PT Produser Pangan Asia kembali menyalurkan ratusan bantuan pangan yang diproduksi UMKM, ke masyarakat terdampak virus Corona (Covid-19). Foto/MNC Peduli
A+ A-
JAKARTA - MNC Peduli bersama PT Produser Pangan Asia kembali menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat terdampak virus Corona (Covid-19). Kali ini ratusan makanan yang diproduksi oleh UMKM disalurkan langsung oleh MNC Peduli kepada warga Petak Seng Kolong Jembatan Kali Jodo, Minggu (12/7/2020).

(Baca juga: Angka Corona Terus Naik, Pemerintah Diingatkan Hati-hati dengan Pelonggaran)

MNC Peduli dan Produser Pangan Asia melibatkan UMKM untuk memproduksi bantuan paket makanan yang dibagikan kepada masyarakat. Penyaluran makanan ini telah dilakukan semenjak awal terjadinya pandemi Covid-19 di Indonesia, bahkan pada bulan Ramadan sebagai santapan berbuka puasa.

(Baca juga: Bertambah 1.671 Kasus, Total 74.018 Orang di Indonesia Positif Covid-19)



Selain diberi kepada masyarakat terdampak, bantuan ini juga diberikan kepada tim medis dan non medis yang selama ini telah berjuang melawan Covid-19. "Kami bekerja sama juga dengan PT Produser Pangan Asia, galangan dana ini digerakkan untuk UMKM bidang food and beverages yang mana mereka akan menyediakan makanan," ujar Ketua MNC Peduli Jessica Tanoesoedibjo.

"Jadi kita ada dua dampak. Satu, kita membantu UMKM dan yang kedua adalah makanan dari UMKM tersebut disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan," tambah Jessica. (Infografis: 1.001 Cara Pemerintah Kejar Pajak Digital dan Penerapannya Di Negara lain)



Kegiatan yang dicanangkan oleh MNC Peduli dan Produser Pangan Asia tentunya tidak hanya memberikan dampak positif bagi opara penerima bantuan makanan, melainkan kembali menghidupkan roda perekonomian pelaku UMKM di sektor Food and Beverages.

Tokoh masyarakat setempat, Anggiat Simanulang mengungkapkan, kebanyakan dari masyarakat setempat tidak tertangani bantuan pemerintah dikarenakan tidak adanya surat-surat resmi seperti KTP dan Kartu keluarga. "Mereka tidak ada surat-surat resmi misalnya ktp atau kartu keluarga DKI jadi praktis mereka enggak termasuk bagian yang kebagian bantuan-bantuan pemerintah," jelasnya.
(maf)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak