Antisipasi Ancaman di Pasifik, KSAL: Koarmada-Marinir Harus Miliki Kekuatan Sama

loading...
Antisipasi Ancaman di Pasifik, KSAL: Koarmada-Marinir Harus Miliki Kekuatan Sama
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengharapkan Koarmada I, II, dan III serta Pasukan Marinir (Pasmar) 1, 2, dan 3 memiliki kekuatan dan kemampuan yang sama. Foto/Dispenal
A+ A-
JAKARTA - Komando Armada (Koarmada) I, II, dan III serta Pasukan Marinir (Pasmar) 1, 2, dan 3 diharapkan memiliki kekuatan dan kemampuan yang sama, sehingga apabila terjadi emergensi di wilayah Pasifik dan Laut Arafuru tidak perlu lagi menggeser unsur dari Surabaya maupun Jakarta, tetapi dapat diatasi dari Sorong, dalam hal ini Koarmada III dan Pasmar 3.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono saat memberikan pengarahan pada acara olahraga bersama dengan seluruh prajurit TNI AL wilayah Sorong, yakni Koarmada III, Pasmar 3, dan Lantamal XIV Sorong di Mako Koarmada III Distrik Sorong Manoi, Kota Sorong, Papua Barat, Jumat (10/7/2020).

Menurut Yudo, untuk mampu mengatasi emergensi di wilayah Pasifik dan Laut Arafuru maka sarana dan prasarana serta Alutsista Koarmada III dan Pasmar 3 akan dipenuhi secara bertahap, termasuk personel pengawaknya. “Jadi untuk menghadapi tiga trouble spot, TNI AL sudah bisa mengatasinya dengan kehadiran Koarmada I, Koarmada II, dan Koarmada III beserta kekuatan SSAT lainnya yaitu KRI, pesawat patroli maritim, Pangkalan, dan Pasukan Marinir", tegasnya. (Baca juga: KSAL Tinjau Pembangunan Fasilitas Koarmada III Sorong, Papua)

Untuk memenuhi kebutuhan personel Koarmada III, saat ini sedang diselenggarakan seleksi penerimaan calon Bintara dan Tamtama program khusus TNI AL tahun 2020 dengan prioritas putra Papua sebanyak 200 orang, masing-masing 100 Bintara dan 100 Tamtama. Pendidikan Bintara dan Tamtama tersebut akan dilaksanakan di Sorong serta penempatannya di Koarmada III dan jajarannya. Dengan rekrutmen putra daerah Papua, mantan Pangkogabwilhan I ini mengharapkan mereka akan memiliki profesionalisme yang sama dengan Koarmada I dan Koarmada II. (Baca juga: Sertijab Danlanal Ternate, Brigjen Mar TNI Hardani: Kawal Perarin Maluku Utara)

“Sementara kekuatan alutsista akan dipenuhi secara bertahap, baik kapal perang, pesawat patroli maritim maupun pasukan Marinir, sehingga kekuatan dan kemampuan Koarmada I, Koarmada II, dan Koarmada III, serta Pasmar 1, Pasmar 2, Pasmar 3, serta Lantamal I sampai XIV, memiliki kekuatan dan kemampuan yang merata", tegasnya.



Koarmada III harus memiliki kemampuan coverage area yang meliputi Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI)-3 sampai ke timur Samudera Pasifik dan Laut Arafuru. Hal ini memerlukan kehadiran unsur-unsur operasional TNI AL dengan prajurit-prajurit yang sudah terlatih dan profesional. (Baca juga: Asah Naluri Tempur, Pangkoarmada I Ikuti Latihan Perang Khusus Kopaska)

Seusai memberikan pengarahan, Kasal dan Ketua Umum Jalasenastri melaksanakan jalan sehat bersama menuju KRI Teluk Lada-521 yang sandar di dermaga Lantamal XIV Sorong. Di geladak helikopter KRI Teluk Lada-521, Ketua Umum Jalasenastri memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) dan face shields kepada tujuh KRI, pemberian tali asih kepada PD Jalasenastri Koarmada III, Korcab Jalasenastri Lantamal XIV, Korcab Jalasenastri Pasmar III, dan prajurit Kowal wilayah Sorong. Penyerahan sejumlah bantuan tersebut dalam rangka memeringati HUT ke-74 Jalasenastri 2020.

Seusai salat Jumat di Masjid Al Fattah Koarmada III, KSAL yang didampingi Pangkoarmada III melaksanakan peninjauan fasilitas bangunan Pasmar 3 Sorong. Sementara Ketua Umum Jalasenastri kunjungan kerja ke Rumah Sakit TNI AL dr. Oetojo untuk menyerahkan bantuan APD dan face shields.
(cip)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top