Survei Poltracking: AHY Cawapres Terkuat di DKI dan Banten
Kamis, 15 Desember 2022 - 15:06 WIB
loading...
A
A
A
Di provinsi ini, Anies Baswedan juga unggul dalam survei capres dengan memperoleh elektabilitas sebesar 47,6%. Disusul Prabowo Subianto dengan elektabilitas sebesar 28,5% dan Ganjar Pranowo sebesar 16,1%.
Sementara, di Provinsi Jawa Barat AHY berada di peringkat kedua sebagai cawapres. Peringkat pertamanya di tempati oleh Ridwan Kamil. "Sementara Cawapres terkuat di Jawa Barat dengan angka elektabilitas 2 digit adalah Ridwan Kamil (29,1%), Agus Harimurti Yudhoyono (14,4%), dan Erick Thohir (10,3%)," ujarnya.
Di Provinsi Jawa Barat, Anies Baswedan elektabilitasnya mencapai 36,3%. Terpaut tipis di peringkat kedua nama Prabowo Subianto dengan elektabilitas 30,8% dan Ganjar Pranowo sebesar 18,7%.
Baca juga: Survei: Elektabilitas Ganjar Pranowo Kuat di Jateng dan Jatim
Survei Poltracking dilakukan serentak di lima provinsi Pulau Jawa pada periode 26 November-2 Desember 2022. Survei tersebut menggunakan metode stratified multistage random sampling. Sementara jumlah sampel yang diambil oleh Poltracking adalah 1.000 responden per masing-masing wilayah. Untuk margin of errornya ±3,1% dan tingkat kepercayaan 95%.
Sementara, di Provinsi Jawa Barat AHY berada di peringkat kedua sebagai cawapres. Peringkat pertamanya di tempati oleh Ridwan Kamil. "Sementara Cawapres terkuat di Jawa Barat dengan angka elektabilitas 2 digit adalah Ridwan Kamil (29,1%), Agus Harimurti Yudhoyono (14,4%), dan Erick Thohir (10,3%)," ujarnya.
Di Provinsi Jawa Barat, Anies Baswedan elektabilitasnya mencapai 36,3%. Terpaut tipis di peringkat kedua nama Prabowo Subianto dengan elektabilitas 30,8% dan Ganjar Pranowo sebesar 18,7%.
Baca juga: Survei: Elektabilitas Ganjar Pranowo Kuat di Jateng dan Jatim
Survei Poltracking dilakukan serentak di lima provinsi Pulau Jawa pada periode 26 November-2 Desember 2022. Survei tersebut menggunakan metode stratified multistage random sampling. Sementara jumlah sampel yang diambil oleh Poltracking adalah 1.000 responden per masing-masing wilayah. Untuk margin of errornya ±3,1% dan tingkat kepercayaan 95%.
(abd)
Lihat Juga :