PKS Minta Menteri Pertanian Tak PHP soal Kalung Anti Corona

Selasa, 07 Juli 2020 - 11:12 WIB
loading...
PKS Minta Menteri Pertanian...
FOTO/SINDOnews/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Klaim Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) tentang temuan kalung pembunuh virus corona disayangkan oleh Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR Bidang Industri dan Pembangunan Mulyanto. Sebab, klaim SYL tersebut dinilai terburu-buru dan gegabah karena tidak sesuai prosedur riset yang umum berlaku.

"Pejabat politik seperti Menteri Pertanian , harus hati-hati membuat statement ilmiah teknis. Jangan sampai membuat heboh dan membingungkan masyarakat. Apalagi ini terkait dengan pengobatan virus corona yang sampai hari ini masih belum dapat kita kendalikan," kata Mulyanto dalam keterangan tertulisnya kepada SINDOnews, Selasa (7/7/2020). (Baca juga: Soal Covid-19, Aa Gym: Biasanya Orang Menganggap Remeh karena Belum Kena)

Dia mengatakan, di tengah isu reshuffle kabinet, untuk menuai popularitas, jangan sampai pejabat politik mengorbankan perasaan masyarakat. "Ini sama juga PHP, pemberi harapan palsu. Karena faktanya, riset produk kalung minyak kayu putih ini tidak berdasarkan pada isolat virus corona yang menjadi biang keladi pandemi Covid-19," katanya.

Selain itu, kata dia, produk itu belum melalui tahapan uji praklinis uji klinis. "Karenanya tidak heran kalau izin edar dari BPOM atas kalung minyak kayu putih ini adalah dalam kategori jamu bukan obat," kata Mulyanto.

Mantan Irjen Kementerian Pertanian (Kementan) ini menambahkan, klaim temuan kalung minyak kayu putih pembunuh virus corona ini lebih merupakan klaim politis di tengah isu reshuffel kabinet. Bukan klaim ilmiah yang berdasarkan scientific research.

Mulyanto mengakui, capaian peneliti di Balitbang Kementan ini sudah sangat baik. Karena itu, Mulyanto menyarankan agar temuan ini diteruskan hingga tahap uji praklinis dan uji klinis, dengan melibatkan peniliti kesehatan yang kompeten atau bekerja sama dengan balitbang Kemenkes, LBM Eijkman, atau perguruan tinggi.

"Kita bangga dengan para peneliti Balitbang Kementan yang kreatif terjun dalam riset kesehatan berbasis sumber daya hayati kita. Ini keunggulan komparatif kita dibanding negara lain. Kekayaan biodiversitas nusantara yang sangat berlimpah," ujar Mulyanto, anggota Komisi VII DPR ini.

"Kalau mampu kita mendayagunakannya, maka akan menjadi kekuatan ekonomi kita ke depan. Karenanya, Konsorsium Riset Covid-19 di BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) perlu mengajak dan mendorong temuan ini, agar semakin optimal," lanjutnya.
(nbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
3 Orang Jadi Tersangka,...
3 Orang Jadi Tersangka, Kasus Pengadaan APD Covid-19 Rugikan Negara Rp319 Miliar
KPK Dalami Pembelian...
KPK Dalami Pembelian Aset SYL Diduga dari Setoran Badan Karantina Pertanian
SBY Lapor ke Jokowi...
SBY Lapor ke Jokowi Jadi Penasihat Khusus Aliansi Sedunia Membasmi Malaria
Kapolda Metro Irjen...
Kapolda Metro Irjen Pol Karyoto Janji Selesaikan Kasus Firli Bahuri Dalam 1-2 Bulan
Eks Bos CDC Klaim Peran...
Eks Bos CDC Klaim Peran Penting AS dalam Memulai Pandemi Covid
Dharma Pongrekun Sebut...
Dharma Pongrekun Sebut Pandemi Agenda Terselubung Asing, Ini Alasan Ridwan Kamil Tanya soal Covid-19
Rekomendasi
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
PMGO 2026 Cetak Rekor...
PMGO 2026 Cetak Rekor Guinness, Lebih dari 1,2 Juta Pendaftar Turnamen
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved