alexametrics

Kapolri Bantah Tembak Pedemo dengan Peluru Karet

loading...
Kapolri Bantah Tembak Pedemo dengan Peluru Karet
Kapolri Jenderal Polisi Sutarman. (Dok. Sindo).
A+ A-
JAKARTA - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Sutarman, membantah pihaknya sempat melepaskan peluru karet ke arah pendukung pasangan calon presiden (capres) nomor urut 1 Prabowo Subianto-Hatta Rajasa saat bentrokan di sekitar Jalan Medan Merdeka Barat.

Sutarman menegaskan, saat bentrokan itu pihaknya cuma melepaskan gas air mata, water cannon ke arah barisan para pedemo yang merupakan pendukung Prabowo-Hatta.

"Itu tidak ada (peluru karet)," ujar Sutarman di Gedung Kementerian Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (22/8/2014).

Pada kesempatan itu Sutarman juga menyampaikan dua anggota ikut terluka akibat terjadinya bentrokan. Masing-masing, kata Sutarman dari kesatuan Brimob dan Provost. "Luka robek di bagian belakang, karena didorong, jatuh ke kawat berduri," jelasnya.

Bentrokan terjadi bertepatan dengan pembacaan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai sengketa hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014, Kamis, 21 Agustus 2014.
(kur,kur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak