alexametrics

Demo SAD disinyalir ada kepentingan politik

loading...
Demo SAD disinyalir ada kepentingan politik
Ilustrasi. (Istimewa)
A+ A-
Sindonews.com - Demonstrasi yang mengatasnamakan Suku Anak Dalam (SAD) di Jakarta diduga diboncengi oleh kepentingan politik. Pasalnya, suku dalam tidak mungkin memakai marga Samosir dan Siregar.

"Mana ada SAD asli yang memakai marga Samosir dan Siregar. Itukan marga Tapanuli, tapi kok ikut demo mengklaim tanah adat Suku Anak Dalam. Ini kan lucu?," ujar Kepala Bina Mitra PT Asiatic Persada (AP) M Syafei dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (4/12/2012).

Dia mengatakan, sudah ada tim independen yang memidiasi untuk mengatasi persoalan SAD. Menurutnya, hal itu difasilitasi oleh join mediator dari Bank Dunia, Pemerintah Provinsi Jambi, Kabupaten Batanghari, Kabupaten Muaro Jambi dan BPN.

"Kami sangat kooperatif dalam hal ini. Bahkan dalam mediasi kemarin menghasilkan kesepakatan yang sangat positif, termasuk soal sistem sewa lahan dan pengelolaan bersama," katanya.

Sebagai perusahaan yang tergabung dalam RSPO, AP tidak mungkin melakukan seperti yang dituduhkan orang-orang yang mengaku SAD tersebut.

"Kami mengelola lahan sesuai standar internasional, termasuk pelestarian lingkungan. Bahkan juga situs-situs dan cagar budaya juga termasuk prioritas yang dilindungi perusahaan," imbuhnya.

Karena itu, pihaknya meminta agar semua pihak yang didemo oleh kelompok yang mengatas namakan SAD tidak langsung percaya. "Silakan cek ke lapangan, kami punya data-data dan sangat siap," tandasnya. 
halaman ke-1 dari 2
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top