IM57+ Institute Bentukan Mantan Pegawai KPK Resmi Berbadan Hukum

Minggu, 09 Januari 2022 - 04:38 WIB
loading...
IM57+ Institute Bentukan Mantan Pegawai KPK Resmi Berbadan Hukum
Indonesia Memanggil Lima Tujuh atau IM57+ Institute yang didirikan oleh para eks pegawai KPK yang tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) resmi berbadan hukum. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Indonesia Memanggil Lima Tujuh atau IM57+ Institute yang didirikan oleh para eks pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) resmi berbadan hukum sebagai perkumpulan yang berkedudukan di Jakarta sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM.

"Melalui pengesahan tersebut, maka IM57+ Institute dapat beraktivitas sebagai lembaga resmi yang diakui oleh negara. Melalui pendekatan tersebut maka diharapkan kontribusi IM57+ Institute dalam pemberantasan korupsi dapat berjalan secara lebih optimal," ujar Ketua IM57+ Institute M Praswad Nugraha dalam keterangan tertulis, Jakarta, Sabtu (8/1/2022).

Baca juga: Ketua Golkar Bekasi: Bang Pepen Tidak Kena OTT KPK, Itu Pengembangan

Praswad Nugraha menjelaskan proses pendaftaran sebagai badan hukum dalam bentuk perkumpulan ini adalah wujud bahwa IM57+ Institute mempunyai itikad baik dalam memenuhi hukum yang berlaku.



Dalam hal ini, kata Praswad, status ini akan mendukung kegiatan dalam kepengurusan yang telah berjalan sekitar satu bulan mulai dari telaah kasus sampai dengan kerja sama dengan AJI dalam penguatan kapasitas jurnalisme investigatif.



"Kami berkomitmen untuk terus membangun basis advokasi dalam rangka mendorong pemberantasan korupsi yang berjalan secara optimal," ucapnya.

Selain status tersebut, IM57+ Institute saat ini juga sudah membentuk kepengurusan yang ditetapkan sejak bulan Desember 2021. Adapun susunan pengurusan sebagai berikut:

1. Ketua: Mochamad Praswad Nugraha
2. Sekretaris Jenderal: Lakso Anindito
3. Bendahara: Novariza
4. Direktur Investigasi dan Riset: Iguh Sipurba
5. Direktur Akademi Anti Korupsi: Budi Agung Nugroho
6. Manajer Advokasi dan Litigasi: Rasamala Aritonang
7. Manajer Humas: Ita Khoriyah
8. Manajer Kampanye: Benydictus Siumlala Martin Sumarno
9. Manajer Kerjasama Internasional: Christie Afriani
10. Manajer Teknologi Informasi: Rahmat Reza Masri
11. Manajer Operasional: Ronald Paul Sinyal
12. Manager Pendidikan dan Pelatihan: Anissa Rahmadhany
13. Manajer Administrasi: Airien Marttanti Koesniar
14. Manajer Finansial: Agtaria Adriana

Baca juga: Geledah Rumah Dinas Wali Kota Bekasi, KPK Amankan Dokumen dan Barang Elektronik
(kri)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2135 seconds (10.55#12.26)