Keren! TNI AU Bakal Diperkuat 3 Skadron Pesawat Tempur Rafale dan F-15 EX

Rabu, 22 Desember 2021 - 14:54 WIB
loading...
Keren! TNI AU Bakal Diperkuat 3 Skadron Pesawat Tempur Rafale dan F-15 EX
KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo mengatakan, TNI AU akan diperkuat tiga skadron pesawat tempur Rafale dan F-15EX. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - TNI Angkatan Udara (AU) akan mendapat tambahan pesawat tempur baru F-15EX buatan Boeing, Amerika Serikat dan Rafale, buatan Prancis. Kehadiran pesawat tempur tersebut akan menambah kekuatan TNI AU dalam menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia dari ancaman musuh.

”Kalau pesawat mungkin 2 sampai 3 skadron. Insyaallah (lebih dari 30 pesawat),” ujar Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo saat kegiatan Press Tour & Media Gathering KSAU 2021 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (22/12/2021).

Fadjar menjelaskan, untuk memenuhi kebutuhan pertahanan Indonesia, saat ini TNI AU membutuhkan pesawat tempur generasi 4,5 plus, heavy atau medium ke atas. Berdasarkan kebutuhan itu, pilihan sudah mengerucut kepada dua jenis pesawat yakni, F-15EX dan Rafale. ”Kita saat ini sudah ada F-16, sudah ada Sukhoi. Tapi pengadaan pesawat ini rentang waktu tidak sebentar. Sangat-sangat panjang prosesnya,” ucapnya.

Baca juga: Menegangkan, Sukhoi Su-27/30 Milik TNI AU Sukses Kecoh Rudal Musuh

Menurut Fadjar, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto telah memberikan penjelasan kepada Menteri PPN/Kepala Bappenas mengenai anggaran pengadaan pesawat tempur yang akan digunakan hingga 30-40 tahun ke depan. ”Di dalam renstra memang tidak ada, ini memang buah pikiran dan Pak Menhan dengan masukan dari kami juga,” ujarnya.

Baca juga: Halim Perdanakusuma, Perintis TNI AU yang Gugur Setelah Tuntaskan Misinya

Fadjar mengaku, tim dari F-15EX sudah menemuinya untuk membahas rencana pengadaan pesawat tempur tersebut. ”Ini sedikit informasi, F-15 EX timnya sudah datang ke saya. Saya tanya kalau hari ini kita sepakat unit awal pertama yang akan kita terima kira-kira kapan? Jawabannya ya kira-kira tahun 2027,” ujarnya.
(cip)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2621 seconds (11.210#12.26)