Testing Corona Turun, Satgas Sebut Banyak Laboratorium Belum Laporkan

Kamis, 11 Maret 2021 - 09:52 WIB
loading...
Testing Corona Turun,...
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan rata-rata pemeriksaan spesimen untuk menemukan kasus konfirmasi Covid-19 terjadi penurunan pada bulan Februari. Foto/Satgas Covid-19
A A A
JAKARTA - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan pada rata-rata pemeriksaan spesimen untuk menemukan kasus konfirmasi virus Corona (Covid-19) terjadi penurunan pada bulan Februari dibandingkan dengan bulan Januari 2021.

Baca juga: Mutasi Virus Corona Berbahaya Ternyata Bawa Harapan untuk Vaksin Lebih Baik

Rata-rata pemeriksaan pada Januari sempat di angka 60.769 spesimen. Namun pada bulan Februari turun menjadi 56.015 spesimen. Dan rata-rata orang yang diperiksa pada bulan Januari sebanyak 40.184 dalam sehari, turun pada bulan Februari hanya 37.519 orang sehari.

Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19, Dewi Nur Aisyah mengungkapkan penyebab terjadinya penurunan ini. Baca juga: Update Corona: Positif 1.398.578 Orang, 1.216.433 Sembuh dan 37.932 Meninggal

"Februari harinya juga berkurang. Kemudian yang kedua kemungkinan besar memang bulan Januari kemarin kalau kita ingat juga jumlah kasus kita kan sedang tinggi-tingginya," kata Dewi dikutip dari dialog secara virtual Covid-19 Dalam Angka: Pembelajaran Berharga Covid-19, Kamis (11/3/2021).

"Ketika kontak tracing dilakukan, lebih banyak lagi orang kontak erat yang ditemukan. Maka lebih banyak lagi juga orang yang perlu dilakukan testing," tambahnya.

Namun Dewi mengatakan, yang dilaporkan oleh Satgas saat ini adalah dari hasil pemeriksaan yang dilaporkan oleh laboratorium ke dalam sistem new all record (NAR) Satuan Tugas Covid-19 (STC 19).

"Sebagai catatan adalah ini dari pemeriksaan laboratorium yang tercatat di sistem new all record STC 19 yang dimiliki oleh Kementerian Kesehatan," ujarnya.

Dewi juga menambahkan, kemungkinan ada data lab yang belum masuk sehingga belum tercatat dalam sistem. "Apakah mungkin ada data lab yang belum masuk? Mungkin sekali," ucapnya.

"Bisa jadi ada beberapa yang belum masuk ke dalam sistem NAR ini. Jadi bisa jadi jumlah testing kita lebih dari ini? Sangat mungkin sekali. Karena ini yang tercatat di dalam sistem," katanya.

Dewi juga mengatakan, masih banyak laboratorium yang belum rutin melaporkan data jumlah spesimen yang diperiksa. "Ini yang harus diingat apakah dengan demikian masih ada beberapa lab yang belum mengentri? Iya, karena kita menemukan beberapa lab belum dengan rutin mengantri setiap hari, sehingga jumlah yang ada di sini hanyalah jumlah yang melaporkan ke dalam sistem pemeriksaan yang ada di NAR," jelasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Update Covid-19: Terkonfirmasi...
Update Covid-19: Terkonfirmasi Positif 243 Orang, Kasus Aktif Tembus 2.204
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Bupati Bengkulu Selatan...
Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi Dana Covid-19
Status Pandemi Dicabut,...
Status Pandemi Dicabut, Menko PMK: Satgas Covid-19 Otomatis Bubar
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved