Di Hadapan Jokowi, Kepala BKKBN Minta Penyuluh KB Dipermudah Jadi PNS

loading...
Di Hadapan Jokowi, Kepala BKKBN Minta Penyuluh KB Dipermudah Jadi PNS
Kepala BKKBN Hasto Wardoyo penyuluh KB dipermudah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Foto/SINDOnews
JAKARTA - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo mengungkapkan penyuluh KB yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) sudah jauh berkurang. Dimana saat ini tinggal belasan ribu penyuluh KB yang berstatus PNS.

“Pada kesempatan yang baik ini kami mohon izin dengan berat hati menyampaikan usulan dari para penyuluh dan petugas KB yang ada di desa. Mereka yang pada beberapa puluh tahun yang lalu jumlahnya 45.000 di seluruh pelosok. Kemudian PNS yang ada tinggal 13.000, dan non PNS 9.600,” katanya di Istana Negara, Kamis (28/1/2021). Baca juga: Jokowi Akui Target Penurunan Stunting 14% Bukan Perkara Mudah

Dia pun secara langsung meminta agar ke depan adanya kemudahan bagi penyuluh non PNS dalam mengikuti seleksi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam hal ini baik yang berstatus PNS maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) “Oleh karena itu di dalam kesempatan yang bahagia ini, kami mengusulkan kepada Bapak Presiden bisa diberikan kemudahan nantinya baik di dalam ikut masuk sebagai PNS sebagai tenaga fungsional maupun PPPK,” ujar Hasto. Baca juga: Jokowi Tunjuk Hasto Pimpin Program Percepatan Penurunan Stunting

Seperti diketahui pemerintah dipastikan akan membuka seleksi penerimaan ASN baik untuk PNS maupun PPPK. Namun sejauh ini baru formasi PPPK untuk guru yang dapat dipastikan akan dibuka yakni jumlahnya 1 juta. Sementara untuk jumlah formasi di jabatan lain belum ditetapkan formasinya.

(cip)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top