Tingkat Keterisian RS Rujukan COVID-19 Secara Nasional Capai 63,66%

loading...
Tingkat Keterisian RS Rujukan COVID-19 Secara Nasional Capai 63,66%
Tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Ratio (BOR) secara nasional sebesar 63,66%. FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Abdul Kadir mengungkapkan saat ini tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Ratio (BOR) untuk pasien COVID-19 secara nasional sebesar 63,66%.Meski begitu, jika dilihat kota per kota kondisinya sangat memprihatinkan.

"Kalau kita lihat secara granular secara kota per kota maka inilah yang membuat kita sangat prihatin,” katanya dalam update Peningkatan Kapasitas Rumah Sakit Tangani Pasien Covid-19 secara virtual, Rabu (27/1/2021).

Dimana 10 provinsi dengan tingkat keterisian tertinggi ada di DKI Jakarta dengan 82%, Banten 80%, DI Yogyakarta 76%, Jawa Barat 72%, Bali 70%, Kalimantan Timur 67%, Jawa Timur 66%, Lampung 64%, Sulawesi Tengah 64%, dan Sulawesi Barat 63%.

Baca juga: Tingkat Keterisian Tempat Tidur RS Rujukan Covid-19 di Jakarta dan Banten Lebih 80%



"Khususnya ada beberapa kota yang masuk dengan kondisi zona merah itu adalah kota-kota atau provinsi yang jumlah atau Bed Occupancy Rate itu berada pada posisi diatas 80%. Seperti Jakarta misalnya, dan Banten yang berada pada zona merah. Ini tentunya merupakan sesuatu yang sangat memprihatinkan," papar Kadir.

Sementara itu, Kadir juga mengatakan saat ini dari 81.482 tempat tidur yang tersedia di rumah sakit rujukan Covid-19, terdapat 51.872 pasien terkonfirmasi Covid-19 yang dirawat. "Bahwa tempat tidur kita ada sekitar 81.000 lebih, sedangkan pasien yang memerlukan rawat inap sekitar secara nasional 51.000 lebih. Artinya secara nasional ketersediaan tempat tidur itu masih ada," katanya.

Baca juga: Update Data Covid-19: Positif 1.024.298 Orang, 831.330 Sembuh, dan 28.855 Meninggal




(abd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top