Mahfud MD Soroti Penggunaan Senjata Api oleh Laskar FPI

Kamis, 14 Januari 2021 - 14:07 WIB
loading...
Mahfud MD Soroti Penggunaan...
Menko Polhukam Mahfud MD mengungkapkan hasil investigasi Komnas HAM. Salah satunya penggunaan senjata api oleh Laskar FPI. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah menyerahkan hasil investigasi tewasnya enam laskar FPI ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Proses penyerahan hasil tersebut didampingi langsung oleh Menteri Koordiator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD .

Mahfud pun mengungkap beberapa isi dari hasil investigasi Komnas HAM. Salah satu yang disinggung Mahfud dalam konferensi persnya adalah penggunaan senjata tajam dan senjata api oleh masyarakat sipil.

"Bahwa ada kelompok sipil yang membawa senjata api, senjata rakitan dan senjata tajam yang jelas dilarang oleh Undang-Undang. Itu sudah ada gambarnya semua ada di titik berapa," kata Mahfud, Kamis (14/1/2021).

Baca juga: Komnas HAM Sebut Penembakan 4 Laskar FPI Melanggar HAM, Ini Kata PA 21

Dia pun menyebut bahwasannya jika kepolisian tidak dipancing oleh FPI, maka peristiwa nahas tersebut tidak akan terjadi. Menurutnya, ada satu mobil komando yang memerintahkan agar para anggota laskar serempet hingga tabrak mobil kepolisian.

"Bahkan dari laporan Komnas HAM tadi, seumpama aparat tidak dipancing, tidak akan terjadi itu. Karena HRSnya sudah jauh, tetapi ada komando tunggu saja di situ, bawa putar-putar saja, pepet, tabrak, dan sebagainya," katanya.

Mahfud memastikan segala bahan hasil investigasi dan rekomendasi yang disampaikan Komnas HAM tidak akan ditutup-tutupi. Menurut Mahfud, semuanya akan dibuka saat proses persidangan nanti. "Nanti kita ungkap di pengadilan. Kita tidak akan menutup-nutupi saya akan meneruskan ini ke kepolisian," ucapnya.

Baca juga: Pengamat Kepolisian Sisno Adiwinoto Nilai Investigasi Komnas HAM Gagal Fokus


(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
RUU HAM Diyakini Perkuat...
RUU HAM Diyakini Perkuat Independensi Komnas HAM, Kembalikan sebagai Rumah Aktivis dan Pembela HAM
Mahfud MD Usul Ambang...
Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Nol Persen atau Pemberlakuan Fraksi Threshold
GKSR Gelar FGD Bahas...
GKSR Gelar FGD Bahas RUU Pemilu hingga Ambang Batas Parlemen, Undang Mahfud dan Uceng
Mahfud MD Sebut Militeristik...
Mahfud MD Sebut Militeristik Tak Cocok di Polri, Pakar: Perlu untuk Lindungi Rakyat
Mahfud: Rekomendasi...
Mahfud: Rekomendasi Komisi Reformasi Polri Ingin Ciptakan Polisi Sipil
Mahfud MD Ungkap Nasib...
Mahfud MD Ungkap Nasib Komisi Reformasi Polri usai Serahkan Rekomendasi ke Prabowo
Atasi Kebocoran Data...
Atasi Kebocoran Data Ekspor, Mahfud MD Dorong Penguatan PT DSI
Soal Penembakan di Papua,...
Soal Penembakan di Papua, Koops TNI: Dua Insiden Berbeda, Tidak Berkaitan
Polemik Alumni LPDP...
Polemik Alumni LPDP Hina Negara, Mahfud MD: Jangan Pernah Lelah Mencintai Negeri Ini
Rekomendasi
Ole Romeny Bawa Timnas...
Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Unggul Cepat atas Mozambik
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
Berita Terkini
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Infografis
13.000 Senjata Nuklir...
13.000 Senjata Nuklir Dimiliki oleh 9 Negara, Terbanyak AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved