BPH Migas Soft Launching Dashboard Monitoring Digitalisasi SPBU

Selasa, 08 Desember 2020 - 07:01 WIB
loading...
BPH Migas Soft Launching...
Soft launching Dashboard Monitoring JBT pada Digitalisasi SPBU di Kantor BPH Migas Jalan Kapten P. Tendean No.28, Jakarta Selatan, Senin (7/12/2020).
A A A
JAKARTA - Berdasarkan amanat Undang-undang Nomor 22 Tahun 2001 bahwa pemerintah wajib menjamin ketersediaan dan kelancaran pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) yang merupakan komoditas vital dan menguasai hajat hidup orang banyak di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Oleh karena itu untuk meningkatkan akuntabilitas penyaluran BBM, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) melakukan soft launching Dashboard Monitoring JBT pada Digitalisasi SPBU di Kantor BPH Migas Jalan Kapten P. Tendean No.28, Jakarta Selatan, Senin (7/12/2020).

Komite Pengawas BPH Migas Marwansyah Lobo menyampaikan dengan menggunakan Dashboard Monitoring JBT pada program Digitalisasi SPBU, maka BPH Migas dapat dengan akurat melakukan pengawasan dan monitoring terhadap distribusi Jenis BBM Tertentu (JBT), monitoring ketahanan stok JBT, monitoring transaksi JBT yang tidak wajar, serta monitoring terhadap kepatuhan pencatatan nomor Polisi.

“Pada agenda ini juga dilakukan live demo Dashboard yang akan digunakan BPH Migas untuk melakukan pengawasan distribusi JBT Bio Solar, yang menampilkan informasi secara detail maupun summary berupa profile SPBU, informasi ketahanan kuota, jumlah transaksi, transaksi tidak wajar serta pencatatan nomor Polisi secara real time,” kata Marwansyah Lobo Balia.

Lebih lanjut ia menjelaskan BPH Migas yang memiliki tugas dan fungsi dalam pengawasan dan pengaturan terhadap kegiatan penyediaan dan pendistribusian BBM sampai dengan titik serah mengharapkan Program Digitalisasi SPBU yang dikembangkan oleh Pertamina mampu meningkatkan akuntabilitas penyaluran JBT dan JBKP, sehingga data dan informasi yang diproduksi melalui program ini dapat digunakan sebagai perangkat pengawasan yang handal oleh BPH Migas.

“Program ini diharapkan dapat digunakan sebagai alat pengendali konsumsi JBT, khususnya dalam implementasi pemberlakuan kebijakan pembatasan pembelian kepada sektor pengguna kendaraan transportasi jalan yang mengkonsumsi JBT jenis minyak solar. Selain itu Program Digitalisasi SPBU juga dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk mengetahui tingkat ketersediaan pasokan BBM sehingga kelangkaan BBM ditingkat penyalur SPBU dapat dicegah,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mas’ud Khamid mengatakan saat ini SPBU sudah terdigitalisasi hampir seluruhnya.

“Dengan adanya program digitalisasi SPBU ini maka Pertamina dapat memantau kondisi stok BBM, penjualan BBM serta transaksi pembayaran di SPBU. Selain itu, seluruh data tersebut juga dapat diakses secara langsung oleh sejumlah pihak berwenang seperti Kementerian ESDM, Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, serta BPH Migas sehingga dapat saling mendukung untuk pengawasan penyaluran BBM termasuk yang bersubsidi yaitu Bio Solar dan penugasan yaitu Premium,” ungkapnya.

Sedangkan, Direktur Enterprise and Business Servis Telkom, Edi Witjara mengatakan pelaksanaan program digitalisasi SPBU, penugasan pemerintah menjadi langkah konkret bersama untuk menerapkan transparansi dalam menjalankan penugasan dari pemerintah untuk meningkatkan proses pengawasan terhadap prndistribusian JBT agar tepat sasaran dan tepat volume. (syarif wibowo)
(srf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemlu Beri Sinyal Positif...
Kemlu Beri Sinyal Positif Kondisi 2 Kapal Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz
Nasib 2 Kapal Pertamina...
Nasib 2 Kapal Pertamina di Selat Hormuz, Kemlu Terus Koordinasi dengan Otoritas Iran
Dua Kapal Tanker Pertamina...
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih Tertahan, Dubes Iran: Ada Protokol Ketat di Selat Hormuz
Kapal Tanker Pertamina...
Kapal Tanker Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, DPR Minta Prabowo Diplomasi Langsung ke Iran
Iran Kasih Sinyal Lampu...
Iran Kasih Sinyal Lampu Hijau untuk Kapal Tangker Pertamina Lintasi Selat Hormuz, Kemlu Jaga Koordinasi Demi Keamanan
Kasus Tata Kelola Minyak,...
Kasus Tata Kelola Minyak, BPK: Kerugian Negara Capai Rp25,4 Triliun dan USD2,7 Miliar
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
Desa Energi Berdikari...
Desa Energi Berdikari Keliki, Wujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Energi Bersih
Rekomendasi
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Babak Pertama: Gol Ole...
Babak Pertama: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Ungguli Mozambik
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved