Training Green Productivity for Certification Body Wujudkan Kinerja Lebih Baik

loading...
Training Green Productivity for Certification Body Wujudkan Kinerja Lebih Baik
Direktur Bina Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI, Fahrurozi membuka Training Green Productivity for Certification Body yang dilaksanakan selama 5 hari dari 26 30 November 2020 di Hotel Mercure Gatot Subroto, Jakarta.
JAKARTA - Direktur Bina Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI, Fahrurozi, menganggap produktivitas adalah kata kunci untuk mengakselerasi pembangunan kedepannya.

“Green Productivity (GP) adalah salah satu bagian terpenting yang harus segera menjadi aksi nyata dalam masyarakat baik dalam kehidupan sehari hari di dunia kerja khususnya,” ujarnya saat membuka Training Green Productivity for Certification Body yang dilaksanakan selama 5 hari dari 26 – 30 November 2020 di Hotel Mercure Gatot Subroto, Jakarta.

Kegiatan ini diikuti 20 peserta termasuk para akademisi penyusun modul, perusahaan swasta dan BUMN, kementerian dan lembaga pemerintah yang terkait GP, serta stakeholders lainnya.

Acara dibuka oleh Direktur Bina Produktivitas, Fahrurozi, dengan menghadirkan Ketua Lembaga Produktivitas Nasional, Bomer Pasaribu, sebagai keynote speaker. Seminar menghadirkan 8 nara sumber dan beberapa praktisi yang telah menerapkan GP, baik di organisasi maupun perusahaan, termasuk dari APO yaitu Mr alex Yap dari Malaysia melalui online.



Fahrurozi menjelaskan dasar dari kegiatan ini karena Indonesia adalah salah satu negara anggota Asian Productivity Organization (APO). “Oleh APO Secretariat untuk menjadi negara anggota harus menjadi Green Productivity Specialist,” katanya.

Tujuan dari kegiatan ini adalah mendiskusikan dan mengambil keputusan untuk suatu bentuk dan format modul Green Productivity yang akan digunakan; Bersama dalam satu perspektif, satu tujuan dalam menerapkan modul GP sebagai salah satu prasyarat untuk pembentukan Certification Body yang telah ditetapkan oleh APO Secretariat sebagai bagian dari APO Acreditation Body.

“Kegiatan ini sekaligus sebagai salah satu forum group discussion, antara para penyusun modul yang berasal dari berbagai komunitas dan stakeholders bersama para pakar produktivitas dari dalam dan luar negeri,” kata Fahrurozi.



Fahrurozi berharap dengan adanya kegiatan ini dapat dihasilkan suatu program atau modul yang telah difinalisasi bersama dengan para expert baik secara format dan konten. “Sehingga hasilnya dapat dipakai untuk menghasilkan assessor produktivitas bidang Green Productivity Specialist yang kualifikasinya dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top