Parpol Dinilai Tak Bersungguh-sungguh Siapkan Kader Menjadi Capres

loading...
Parpol Dinilai Tak Bersungguh-sungguh Siapkan Kader Menjadi Capres
Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai, partai politik memang tak sungguh-sungguh mengkader calon pemimpin di level nasional. Hal itu dikatakan Ujang menanggapi hasil sejumlah survei capres yang cenderung monoton.

Ujang menegaskan, parpol juga tak menjalankan kaderisasinya dengan baik. Terbukti, hasil survei capres berkutat di nama-nama seperti Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau tokoh parpol seperti Sandiaga S Uno.

"Jadi tak aneh dan tak heran, jika yang muncul di survei nama-nama lama dan kepala daerah yang tak berpartai. Partai politik sudah dikuasai oleh oligarki. Yang muncul itu-itu lagi," katanya saat dihubungi SINDOnews, Sabtu (31/10/2020).

(Baca juga: Termasuk Anies dan Gatot, Ini Tokoh Nonparpol yang Kerap Masuk Bursa Capres 2024).



Di sisi lain, partai-partai lain juga telah hilang roh kaderisasinya dan minim kader yang bagus, sehingga tak muncul dalam benak publik yang direpresentasikan dalam sebuah survei.

Parpol Dinilai Tak Bersungguh-sungguh Siapkan Kader Menjadi Capres

Ia melihat, figur atau tokoh publik yang dirilis survei masih didominasi dari PDI Perjuangan yang dinilai tinggi lantaran masih mendapatkan limpahan elektoral dari Presiden Jokowi. Dan, hal ini masih perlu diuji berdasarkan penilaian publik terhadap kinerja pemerintahan Jokowi.

(Baca juga: Refly Harun: Akan Dahsyat Kalau Gatot dan Anies Dipersatukan sebagai Simbol Perlawanan...).



"Partai-partai lain belum siap dan belum sanggup menyiapkan kadernya untuk bisa menjadi capres atau cawapres. Sehingga yang muncul dalam survei itu lagi itu lagi," pungkas dia.
(zik)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top