Satgas Prihatin Ada 13 Wilayah dengan Kesembuhan Kurang dari 25%

loading...
Satgas Prihatin Ada 13 Wilayah dengan Kesembuhan Kurang dari 25%
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, saat ini terdapat 13 kabupaten/kota memiliki angka kesembuhan yang rendah. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, saat ini terdapat 13 kabupaten/kota memiliki angka kesembuhan yang rendah. Di mana angka kesembuhannya di bawah 25% dari total kasus virus Corona yang ada di daerah tersebut.

(Baca juga: Bertemu Menlu AS Pompeo, Jokowi Ingin Kerja Sama Ekonomi dan Pertahanan Meningkat)

"Satgas sangat prihatin, ternyata masih ada 13 kabupaten/kota atau 2,5% dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia masih memiliki persentase kesembuhan yang sangat rendah yaitu kurang dari 25%," kata Wiku saat konferensi pers, Kamis (29/10/2020).

(Baca juga: Charlie Hebdo Kembali Berulah; Pajang Kartun Cabul Erdogan)



Bahkan dia mengatakan 4 dari 13 daerah tersebut memiliki angka kesembuhan 0%. "Natuna 0%, Ngada 0%, Belu 0%, Manggarai Timur 0%, Sarmi 13,3%, Kepulauan Yapen 14,2%, Maybrat1 6,6%, Padang Lawas 19,5%, Bungo 20.8%, Kaimana 22,2%, Nias Utara 22,2%, Sarolangun 24,11%, dan Mamuju Utara, 24,3%," ujarnya.

Wiku menjelaskan, keempat daerah dengan angka kesembuhan 0% tersebut memang baru-baru ini memiliki kasus Covid-19. Sehingga belum mengalami kesembuhan.

"Data kasus per 25 Oktober menunjukkan Natuna memiliki 1 kasus, Ngada 52 kasus, Belu 2 kasus, Manggarai Timur 1 kasus. Kita harapkan pasien-pasien Covid-19 di daerah ini memiliki angka kesembuhan secara menyeluruh. Sehingga memiliki angka kesembuhan yang tinggi atau 100%," ujarnya.



Pada kesempatan itu dia mengingatkan agar daerah yang masuk daftar ini melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan pada pasien Covid-19. "Daftar ini menunjukkan bahwa layanan kesehatan yang diberikan masih perlu untuk ditingkatkan," tuturnya.

Wiku juga meminta agar pemda juga segera melapor kepada pemerintah pusat ataupun Satgas Pusat untuk melaporkan kendala yang dihadapi. Dengan begitu dapat segera dicari jalan keluarnya.

"Bagi masyarakat di daerah yang masuk di daftar ini segera konsultasi dengan tenaga medis jika mengalami gejala Covid-19. Lakukan testing untuk memastikan status kesehatannya. Jika hasil positif ikuti arahan dari petugas medis untuk memperoleh penanganan yang lebih dini sehingga dapat segera sembuh dari Covid-19," pungkasnya.
(maf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top