DPR Minta Pemilihan Dekan Fakultas UI Bebas Intervensi
Rabu, 22 Oktober 2025 - 18:25 WIB
loading...
Universitas Indonesia (UI). Foto/Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani mengatakan pemilihan dekan seluruh fakultas Universitas Indonesia (UI) harus terbebas dari praktik politik aliran maupun intervensi kekuasaan tanpa terkecuali. Diketahui, proses seleksi bakal calon dekan untuk sembilan fakultas di UI periode 2025-2029 memasuki tahapan berikutnya.
“Dugaan intervensi politik dan politik aliran dalam pemilihan dekan, di kampus mana pun itu, termasuk di Universitas Indonesia ini, bagi kami merupakan hal yang serius dan tidak sejalan dengan prinsip otonomi perguruan tinggi," ujar Lalu, Rabu (22/10/2025).
Maka itu, dia mendorong Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dan UI untuk memastikan proses pemilihan berjalan transparan, objektif, serta bebas dari tekanan politik. Hal tersebut, menurut dia penting agar integritas akademik tetap terjaga.
Baca juga: Proses Seleksi Bakal Calon Dekan UI Diminta Bebas Intervensi
“Pemilihan dekan bagian dari otonomi kampus, sudah semestinya harus bebas dari semua intervensi politik pihak mana pun," ujar politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.
Diketahui, para bakal calon dekan yang telah dinyatakan lolos tahap verifikasi administrasi kini melangkah ke tahap berikutnya, yakni asupan publik serta pemaparan visi dan misi. Tahapan asupan publik akan berlangsung selama sebulan hingga 13 November 2025.
Pada tahapan ini publik baik internal yaitu sivitas dan warga UI, termasuk publik eksternal dari berbagai kalangan dan latar belakang diperkenankan memberikan asupan publik terhadap para calon tersebut. Hal ini diharapkan mampu mendorong transparansi serta membuka ruang partisipasi lebih luas.
“Dugaan intervensi politik dan politik aliran dalam pemilihan dekan, di kampus mana pun itu, termasuk di Universitas Indonesia ini, bagi kami merupakan hal yang serius dan tidak sejalan dengan prinsip otonomi perguruan tinggi," ujar Lalu, Rabu (22/10/2025).
Maka itu, dia mendorong Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dan UI untuk memastikan proses pemilihan berjalan transparan, objektif, serta bebas dari tekanan politik. Hal tersebut, menurut dia penting agar integritas akademik tetap terjaga.
Baca juga: Proses Seleksi Bakal Calon Dekan UI Diminta Bebas Intervensi
“Pemilihan dekan bagian dari otonomi kampus, sudah semestinya harus bebas dari semua intervensi politik pihak mana pun," ujar politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.
Diketahui, para bakal calon dekan yang telah dinyatakan lolos tahap verifikasi administrasi kini melangkah ke tahap berikutnya, yakni asupan publik serta pemaparan visi dan misi. Tahapan asupan publik akan berlangsung selama sebulan hingga 13 November 2025.
Pada tahapan ini publik baik internal yaitu sivitas dan warga UI, termasuk publik eksternal dari berbagai kalangan dan latar belakang diperkenankan memberikan asupan publik terhadap para calon tersebut. Hal ini diharapkan mampu mendorong transparansi serta membuka ruang partisipasi lebih luas.
(rca)
Lihat Juga :