Kini Urus BPJS Kesehatan Bisa di MPP Ngawi, Makin Mudah!
Senin, 22 September 2025 - 21:17 WIB
loading...
Layanan JKN saat ini hadir dalam layanan satu pintu di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Ngawi. (Foto: dok BPJS Kesehatan)
A
A
A
NGAWI - Kabar gembira untuk warga Ngawi yang ingin mengakses layanan administrasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Lantaran, saat ini layanan JKN menjadi salah satu layanan publik yang bisa diakses melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Ngawi.
Salah satunya dirasakan oleh Warsi, warga Ngawi yang berhasil menyelesaikan urusan administrasi kependudukan dan kepesertaan JKN dalam satu waktu tanpa harus berpindah lokasi. Ia bercerita bahwa dirinya ingin memperbarui nama yang tertera pada KTP sekaligus data kepesertaan JKN. Hal ini membuktikan kehadiran MPP dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Awalnya, kami mendatangi loket Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yang ada di MPP Ngawi untuk mengurus pembaharuan kartu keluarga. Setelah selesai, saya langsung melangkah ke loket BPJS Kesehatan yang ada di sebelahnya,” ucap Warsi, Senin (22/9/2025).
Dengan mobilitas yang mudah, ia terkesan dengan layanan yang dihadirkan dalam MPP Ngawi. Hanya dengan berpindah meja layanan di dalam satu gedung, ia bisa langsung memperbarui data kepesertaan JKN berdasarkan kartu keluarga yang baru saja diterbitkan dengan waktu yang relatif singkat.
Deputi Direksi Bidang Komunikasi Organisasi BPJS Kesehatan, M Iqbal Anas Ma’ruf menyebut keterlibatan BPJS Kesehatan di MPP Ngawi menjadi langkah strategis untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
“MPP Ngawi dikenal sebagai salah satu MPP terbaik. Kehadiran BPJS Kesehatan di sini diharapkan dapat memberikan nilai tambah. Masyarakat bisa mengurus layanan JKN lebih cepat, sederhana, dan dalam satu pintu bersama layanan publik lainnya,” kata Iqbal.
Meski BPJS Kesehatan telah mengembangkan berbagai inovasi berbasis teknologi, seperti Aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA) di nomor 08118165165 hingga BPJS Kesehatan Care Center 165 untuk layanan daring, kultur masyarakat Kabupaten Ngawi masih menempatkan interaksi langsung sebagai pilihan utama.
Di sisi lain, banyak peserta merasa lebih tenang ketika bisa bertemu petugas secara fisik, menanyakan langsung kebutuhannya, dan mendapat kepastian di tempat. Kehadiran loket BPJS Kesehatan di MPP Kabupaten Ngawi menjadi jawaban atas kebutuhan tersebut dengan tetap menghadirkan layanan tatap muka yang ramah dan solutif.
Iqbal menyebut, setiap hari rata-rata ada 90 peserta mendatangi loket BPJS Kesehatan di MPP Ngawi. Angka ini menunjukkan masih tingginya minat masyarakat yang masih lebih nyaman mendapatkan layanan secara tatap muka.
“Kami menyadari bahwa di beberapa daerah termasuk Kabupaten Ngawi, masyarakat masih lebih nyaman jika bisa bertemu langsung dengan petugas. Karena itu, meski kami terus mengembangkan layanan digital, kehadiran loket BPJS Kesehatan di MPP ini menjadi komitmen kami untuk tetap mengakomodir kultur masyarakat yang mengutamakan tatap muka,” tutur Iqbal.
Hadirnya MPP di Kabupaten Ngawi juga menjadi langkah serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi dalam menghadirkan layanan satu pintu bagi masyarakat.
Dengan melibatkan 39 instansi dan mengintegrasikan 152 layanan dalam satu pintu, hal tersebut menjadi upaya bersama antara Pemkab Ngawi dengan seluruh stakeholder dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses seluruh kebutuhannya dengan mudah dan cepat.
Salah satunya dirasakan oleh Warsi, warga Ngawi yang berhasil menyelesaikan urusan administrasi kependudukan dan kepesertaan JKN dalam satu waktu tanpa harus berpindah lokasi. Ia bercerita bahwa dirinya ingin memperbarui nama yang tertera pada KTP sekaligus data kepesertaan JKN. Hal ini membuktikan kehadiran MPP dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Awalnya, kami mendatangi loket Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yang ada di MPP Ngawi untuk mengurus pembaharuan kartu keluarga. Setelah selesai, saya langsung melangkah ke loket BPJS Kesehatan yang ada di sebelahnya,” ucap Warsi, Senin (22/9/2025).
Dengan mobilitas yang mudah, ia terkesan dengan layanan yang dihadirkan dalam MPP Ngawi. Hanya dengan berpindah meja layanan di dalam satu gedung, ia bisa langsung memperbarui data kepesertaan JKN berdasarkan kartu keluarga yang baru saja diterbitkan dengan waktu yang relatif singkat.
Deputi Direksi Bidang Komunikasi Organisasi BPJS Kesehatan, M Iqbal Anas Ma’ruf menyebut keterlibatan BPJS Kesehatan di MPP Ngawi menjadi langkah strategis untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
“MPP Ngawi dikenal sebagai salah satu MPP terbaik. Kehadiran BPJS Kesehatan di sini diharapkan dapat memberikan nilai tambah. Masyarakat bisa mengurus layanan JKN lebih cepat, sederhana, dan dalam satu pintu bersama layanan publik lainnya,” kata Iqbal.
Meski BPJS Kesehatan telah mengembangkan berbagai inovasi berbasis teknologi, seperti Aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA) di nomor 08118165165 hingga BPJS Kesehatan Care Center 165 untuk layanan daring, kultur masyarakat Kabupaten Ngawi masih menempatkan interaksi langsung sebagai pilihan utama.
Di sisi lain, banyak peserta merasa lebih tenang ketika bisa bertemu petugas secara fisik, menanyakan langsung kebutuhannya, dan mendapat kepastian di tempat. Kehadiran loket BPJS Kesehatan di MPP Kabupaten Ngawi menjadi jawaban atas kebutuhan tersebut dengan tetap menghadirkan layanan tatap muka yang ramah dan solutif.
Iqbal menyebut, setiap hari rata-rata ada 90 peserta mendatangi loket BPJS Kesehatan di MPP Ngawi. Angka ini menunjukkan masih tingginya minat masyarakat yang masih lebih nyaman mendapatkan layanan secara tatap muka.
“Kami menyadari bahwa di beberapa daerah termasuk Kabupaten Ngawi, masyarakat masih lebih nyaman jika bisa bertemu langsung dengan petugas. Karena itu, meski kami terus mengembangkan layanan digital, kehadiran loket BPJS Kesehatan di MPP ini menjadi komitmen kami untuk tetap mengakomodir kultur masyarakat yang mengutamakan tatap muka,” tutur Iqbal.
Hadirnya MPP di Kabupaten Ngawi juga menjadi langkah serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi dalam menghadirkan layanan satu pintu bagi masyarakat.
Dengan melibatkan 39 instansi dan mengintegrasikan 152 layanan dalam satu pintu, hal tersebut menjadi upaya bersama antara Pemkab Ngawi dengan seluruh stakeholder dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses seluruh kebutuhannya dengan mudah dan cepat.
(unt)
Lihat Juga :