Menko Polkam Djamari Chaniago Lanjutkan Program yang Sudah Ada
Kamis, 18 September 2025 - 05:55 WIB
loading...
Menko Polkam Djamari Chaniago langsung menggelar rapat internal seusai dilantik Presiden Prabowo Subianto, Rabu (17/9/2025). Dia menyebut akan meneruskan program yang sudah ada ketimbang membuat kebijakan baru. Foto/Jonathan Simanjuntak
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago langsung menggelar rapat internal seusai dilantik Presiden Prabowo Subianto , Rabu (17/9/2025). Setelah rapat, dia menyebut akan meneruskan program yang sudah ada ketimbang membuat kebijakan baru.
"Saya kira program tidak akan lepas dari program yang sudah ada, saya tidak mungkin membuat program sendiri, karena program ini sudah ada," kata Djamari di Kantor Kemenko Polkam.
Meski begitu, pihaknya akan tetap mengantisipasi dinamika di lapangan sesuai situasi yang berkembang. "Itu baru akan kita bicarakan pada saat-saat mendatang supaya kita bisa mengoordinasikan semua kegiatan dari kementerian-kementerian yang berada di bawah koordinir kita. Kami di sini untuk bisa menyelesaikan."
Baca Juga: Prabowo Beri Pangkat Jenderal Kehormatan ke Djamari Chaniago dan Ahmad Dofiri
Setelah resmi menjabat sebagai menteri, koordinasi antarkementerian juga akan ia lakukan dalam waktu dekat ini. Djamari menyebut akan memanggil menteri-menteri di bawah Kemenko Polkam.
"Oh pasti, pasti. Karena memang tugas kami itu. Supaya kita koordinasikan, mungkin antarkementerian-kementerian," kata lulusan Akabri (Akmil) 1971 itu.
Salah satu bagian koordinasi ini untuk mencari adanya hambatan-hambatan yang ada antartugas dan fungsi kementerian. Djamari menyebut langkah ini dilakukan untuk memperlancar tugas-tugas pemerintah. "Kemudian kami koordinasikan, kemudian kita lihat, adakah bottle neck di situ, nah itu," ujarnya.
Mantan Kepala Staf Umum TNI itu juga bakal berdiskusi dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin . Sebab, Sjafrie yang ditugaskan terakhir menjabat Menko Polkam ad interim setelah Budi Gunawan diganti pada 8 September 2025.
"Kami akan bertemu kapan saja. Kalau dengan Pak Sjafrie nggak usah ketemu, telepon saya saja bisa. Kalau nggak bisa juga, saya jalan ke sana," katanya.
"Saya kira program tidak akan lepas dari program yang sudah ada, saya tidak mungkin membuat program sendiri, karena program ini sudah ada," kata Djamari di Kantor Kemenko Polkam.
Meski begitu, pihaknya akan tetap mengantisipasi dinamika di lapangan sesuai situasi yang berkembang. "Itu baru akan kita bicarakan pada saat-saat mendatang supaya kita bisa mengoordinasikan semua kegiatan dari kementerian-kementerian yang berada di bawah koordinir kita. Kami di sini untuk bisa menyelesaikan."
Baca Juga: Prabowo Beri Pangkat Jenderal Kehormatan ke Djamari Chaniago dan Ahmad Dofiri
Setelah resmi menjabat sebagai menteri, koordinasi antarkementerian juga akan ia lakukan dalam waktu dekat ini. Djamari menyebut akan memanggil menteri-menteri di bawah Kemenko Polkam.
"Oh pasti, pasti. Karena memang tugas kami itu. Supaya kita koordinasikan, mungkin antarkementerian-kementerian," kata lulusan Akabri (Akmil) 1971 itu.
Salah satu bagian koordinasi ini untuk mencari adanya hambatan-hambatan yang ada antartugas dan fungsi kementerian. Djamari menyebut langkah ini dilakukan untuk memperlancar tugas-tugas pemerintah. "Kemudian kami koordinasikan, kemudian kita lihat, adakah bottle neck di situ, nah itu," ujarnya.
Mantan Kepala Staf Umum TNI itu juga bakal berdiskusi dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin . Sebab, Sjafrie yang ditugaskan terakhir menjabat Menko Polkam ad interim setelah Budi Gunawan diganti pada 8 September 2025.
"Kami akan bertemu kapan saja. Kalau dengan Pak Sjafrie nggak usah ketemu, telepon saya saja bisa. Kalau nggak bisa juga, saya jalan ke sana," katanya.
(zik)
Lihat Juga :