Husein Mutahar Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Senin, 25 Agustus 2025 - 09:29 WIB
loading...
Husein Mutahar Diusulkan...
Bendahara Purna Paskibraka Indonesia (PPI) DKI Jakarta sekaligus Wakil Ketua Bidang Bela Negara Pramuka Jakarta Barat Rengga Kristianto di makam almarhum Husein Mutahar. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Almarhum Husein Mutahar, pejuang dan penyelamat Bendera Pusaka Merah Putih ini diusulkan menjadi pahlawan nasional . Bendahara Purna Paskibraka Indonesia (PPI) DKI Jakarta sekaligus Wakil Ketua Bidang Bela Negara Pramuka Jakarta Barat Rengga Kristianto menilai negara seharusnya memberi perhatian khusus pada sosok besar ini.

“Kami berharap makam Kak Mutahar bisa mendapat perhatian dari Gubernur DKI Jakarta dan Presiden Prabowo Subianto. Beliau bukan sekadar pencipta lagu, tapi tokoh bangsa yang jasanya sangat besar bagi pemuda dan Indonesia. Sudah waktunya pemerintah mengajukan Kak Mutahar menjadi Pahlawan Nasional,” ujar Rengga di Jakarta, Sabtu (23/8/2025).

Dia mengatakan, bagi generasi sekarang dan mendatang, nama Husein Mutahar bukan sekadar tercatat sebagai pencipta lagu kemerdekaan, tetapi juga sebagai teladan pengabdian tanpa pamrih. Dia mengungkapkan Mutahar adalah pejuang sejati yang telah memberikan jiwa dan raga untuk bangsa Indonesia.

Husein Mutahar Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional


Baca juga: Kisah Habib H Mutahar dan Lagu Mars Hari Merdeka



“Kini, perhatian negara sangat dinantikan, agar jasa Kak Mutahar mendapat penghormatan tertinggi yang layak ia sandang: Pahlawan Nasional Republik Indonesia,” tuturnya.

Izin Makamnya Terabaikan


Rengga mengungkapkan Izin Penggunaan Tanah Makam (IPTM) almarhum Husein Mutahar telah habis sejak 2007. Mutahar dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Blok AAI Blad 017 pada 9 Juni 2004.

Makamnya hingga saat ini belum diperpanjang oleh ahli warisnya. Sosok yang akrab disapa Kak Mutahar adalah ajudan Presiden Soekarno yang memiliki kontribusi besar bagi Republik Indonesia.

“Kiprahnya melintasi sejarah bangsa, mulai dari peristiwa kemerdekaan, pendidikan, kepramukaan, paskibraka, hingga musik kebangsaan. Karena jasanya yang begitu besar, sudah sepatutnya ia dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional oleh pemerintah,” ujarnya.

Penyelamat Bendera Pusaka


Mutahar dikenal sebagai sosok yang menyelamatkan Sang Saka Merah Putih saat terjadi peristiwa genting pascakemerdekaan. “Ia ditugaskan Presiden Soekarno saat menjabat sebagai ajudan untuk menyelamatkan Bendera Pusaka dengan nyawanya saat Agresi Militer Belanda II pada 1948,” jelasnya.

Siasat Mutahar saat itu untuk mengelabui Belanda adalah memisahkan kain merah dan putih bendera, lalu menyembunyikan bagian merah di pinggangnya, dan bagian putih di dalam kopernya, lalu membawanya keluar dari istana. Bendera Pusaka kemudian dikembalikan Mutahar setelah Belanda mengakui kedaulatan Indonesia dan Presiden Soekarno serta Moh. Hatta kembali ke Yogyakarta.

“Peristiwa itu meneguhkan dirinya sebagai pejuang yang rela mengorbankan segalanya demi tegaknya simbol negara,” ujarnya.

Selain sebagai pejuang, pria kelahiran Semarang, 5 Agustus 1916 itu juga dikenal luas sebagai pencipta lagu-lagu nasional yang hingga kini masih kita nyanyikan. Di antaranya Hari Merdeka (17 Agustus 1945), Syukur, Dirgahayu Indonesiaku, Pahlawan Merdeka, hingga Hymne Pramuka.

“Lagu-lagu tersebut bukan hanya menghiasi upacara kenegaraan, tetapi juga menanamkan semangat cinta Tanah Air, patriotisme, dan kebersamaan sejak dini kepada generasi muda,” ujar Rengga.

Dia mengatakan, Mutahar merupakan salah satu perintis Gerakan Pramuka Indonesia, yang menyatukan berbagai organisasi kepanduan ke dalam satu wadah nasional. Lebih dari itu, ia juga dikenal sebagai penggagas Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada tahun 1946 yang melibatkan para pemuda dari berbagai daerah.

“Tradisi pengibaran bendera di Istana Negara setiap 17 Agustus yang kita saksikan hingga kini, lahir dari gagasan visioner Kak Mutahar,” imbuhnya.

Meski menjadi saksi dan pelaku langsung dalam sejarah proklamasi serta pengibaran Bendera Pusaka pertama tahun 1945, Mutahar tidak pernah menonjolkan diri. “Ia memilih mengabdi dalam kesunyian dengan prinsip hidupnya: ‘Untuk Indonesia aku rela’,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Besok, Prabowo Resmikan...
Besok, Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk
GMNI Desak Pemerintah...
GMNI Desak Pemerintah Tetapkan Inggit Garnasih sebagai Pahlawan Nasional
Peringati 80 Tahun Peristiwa...
Peringati 80 Tahun Peristiwa Merah Putih, GPPMP Kenang Perjuangan Pahlawan
Kapolri Ziarah ke Makam...
Kapolri Ziarah ke Makam Marsinah: Mengenang Pahlawan Nasional Buruh!
Ziarah Makam Kotagede...
Ziarah Makam Kotagede dan Jejak Perjuangan Sultan HB II Menuju Pahlawan Nasional
Bahlil Soal Masih Ada...
Bahlil Soal Masih Ada Penolakan Gelar Pahlawan Soeharto: Mudah-mudahan Mereka Bisa Ikhlaskan
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
Pangeran Sambernyawa...
Pangeran Sambernyawa Pimpin Pasukannya dengan Semboyan Tiji Tibeh, Bikin Belanda Kocar-kacir
Selamat Jalan Pahlawan!...
Selamat Jalan Pahlawan! Pemakaman Mayor Anumerta Zulmi Diiringi Isak Tangis
Rekomendasi
GoPro Sekarat: Dari...
GoPro Sekarat: Dari Bintang Wall Street Rp198 Triliun Jadi Saham Receh
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved