alexametrics

India Dinilai Perlu Belajar Bhinneka Tunggal Ika

loading...
India Dinilai Perlu Belajar Bhinneka Tunggal Ika
Sedikitnya 180 muslim mengikuti ibadah salat Jumat di masjid tersebut dalam pengawalan ketat pihak keamanan. (REUTERS/Adnan Abidi/SINDOphoto)
A+ A-
JAKARTA - Bentrokan antara kaum Muslim dengan Hindu di India terus mendapatkan sorotan. Kali ini, Anggota Komisi I DPR, Bobby Adhityo Rizaldi yang menyorotinya.

Menurut Bobby, India perlu belajar dari Indonesia tentang nilai-nilai yang memiliki keberagaman etnis, budaya, agama dan bahasa. (Baca juga: Sikapi Konflik di India, PBNU Ajak Teladani Semangat Mahatma Gandhi)

"Sebagai negara besar yang memiliki Bhinneka Tunggal Ika, perlu kita 'tularkan' India, dengan virus persatuan tersebut," ujar Bobby kepada SINDOnews, Sabtu (29/2/2020).



Politikus Partai Golkar ini menyayangkan kerusuhan yang terjadi di India. Terlebih, korban tewas akibat bentrokan kini mencapai 38 orang.

"Saya pribadi sangat menyayangkan , menyesalkan kejadian tersebut, karena prinsipnya tidak boleh ada kekerasan karena perbedaan agama," ujar Legislator asal daerah pemilihan Sumatera Selatan II ini.

Dia pun mengimbau Pemerintah India untuk tetap menjaga suasana yang kondusif bagi warganya yang memeluk agama Islam.

"Tidak menimbulkan polemik berkepanjangan dengan Undang-undang CAB (Citizenship Amandment Bill), soal kewarganegaraan jangan digeser menjadi aksi radikal sektarian yang menyerang penduduknya sendiri yang beragama berbeda dengan mayoritas," tegasnya.

Dia juga meminta Pemerintah Indonesia, dalam kapasitas hubungan diplomatik yang tidak mengintervensi kedaulatan India. "Untuk menyuarakan agar pemerintah India bisa memelihara keberagaman agama di negaranya," pungkasnya.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak