alexametrics

Prabowo Unggul di Basis Pemilih Golkar, Pengamat Sarankan Segera Branding Airlangga

loading...
Prabowo Unggul di Basis Pemilih Golkar, Pengamat Sarankan Segera Branding Airlangga
Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menyarankan agar Golkar segera 'membranding' ketua umum-nya, Airlangga Hartarto. Foto/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Tiga lembaga survei menempatkan Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto unggul sebagai figur yang layak bertarung di Pilpres 2024. Bahkan, survei Median menyebutkan Prabowo unggul di basis pemilih Partai Golkar.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menganggap posisi Prabowo yang mampu 'menguasai' basis pemilih Golkar harus menjadi perhatian serius partai tersebut. (Baca juga: Berstatus Mantan Capres, Prabowo Wajar Unggul di Basis Pemilih Golkar)

Dia menyarankan agar Golkar segera 'membranding' ketua umum-nya, Airlangga Hartarto. "Jangan sampai tidak terjadi kenaikan elektabilitas, misalnya di beberapa lembaga survei nasional nama Pak Airlangga Hartato belum muncul sebagai menteri yang berprestasi dan memuaskan/terpopuler dan seterusnya," ujar Pangi saat dihubungi SINDOnews, Kamis (27/2/2020).



Menurut Pangi, hal ini menjadi tanggung jawab Golkar dan kadernya untuk mempersiapkan Airlangga Hartato sebagai bakal calon presiden. Jika Golkar dikatakan kekurangan atau krisis figur boleh jadi iya.

Namun figur atau tokoh di Golkar juga tidak perlu banyak banyak yang penting nantinya bisa dijual dan laku di pasar elektoral dan bisa mendongkrak elektabilitas partai Golkar. Di sisi lain, lanjut dia, Golkar harus mulai mendesain atau membangun branding dan image yang positif untuk Ketua Umum Golkar. (Baca juga: Prabowo Teratas, PDIP Perlu Munculkan Figur Baru)

"Golkar punya kesempatan mengusung presiden sendiri sehingga mendapatkan coattail effect, calon presiden yang kuat magnet elektoralnya bisa mendongkrak elektabilitas partai dan Golkar punya peluang menjadi partai pemenang pemilu pada tahun 2024," pungkas dia.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak