alexametrics

Komisi V DPR Harapkan Anies, Emil, dan Wahidin Hadiri Rapat Seusai Reses

loading...
Komisi V DPR Harapkan Anies, Emil, dan Wahidin Hadiri Rapat Seusai Reses
Gaya warga saat banjir melanda kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Foto/SINDO/Eko Purwanto
A+ A-
JAKARTA - Komisi V DPR akhirnya memutuskan untuk menunda rapat kerja penanganan banjir lantaran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil (Emil), dan Gubernur Banten Wahidin Halim absen dalam rapat penanganan banjir Jabodetabek.

Padahal, rapat ini dihadiri oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, dan Kepala Basarnas Marsdya Bagus Puruhito. Anggota Komisi V pun sempat mengajukan protes.

Ketua Komisi V Lasarus menyepakati agar rapat hari ini ditunda. Ia menyebut rapat akan diagendakan kembali setelah masa reses, dan berharap Anies, Ridwan Kamil, dan Wahidin berkenan hadir. "Kami harap tolong sampaikan ke gubernurnya, mudah-mudahan kita atur ulang mari kita diskusi sama-sama di sini dengan pihak yang layak diajak bicara. Tanpa koordinasi ini tidak bisa selesai," kata Lasarus di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (26/2/2020). (Baca juga: Tak Hadiri Rapat Komisi V DPR, Anies Pilih Mendatangi Lokasi Ini).



Karena itu, lanjut politikus PDIP ini, pihaknya akan mengagendakan kembali pada masa sidang berikutnya untuk rapat kembali membahas persoalan banjir ini. "Ke depan kita akan agendakan lagi, kami masuki masa reses, tentu kita akan ageandakan sidang berikutnya. Dengan demikian rapat saya nyatakan ditunda," ujar Lasarus menutup rapat.

Keputusan ini didasari atas protes sejumlah anggota Komisi V DPR karena ketidakhadiran tiga gubernur dalam rapat tersebut. Mereka menilai bahwa para gubernur ini tidak serius dalam menangani masalah banjir dan mereka meminta rapat untuk ditunda. (Baca juga: Anies, Ridwan Kamil, dan Wahidin Halim Tak Hadiri Rapat Bahas Banjir di DPR).
(zik)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak