alexametrics

DPR Minta Pemerintah Cepat Evakuasi ABK Diamond Princess

loading...
DPR Minta Pemerintah Cepat Evakuasi ABK Diamond Princess
Anggota Komisi I DPR, Rizki Aulia Rahman Natakusumah di sela diskusi bertema Menakar Kinerja DPR RI 2020 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/2/2020). Foto/SINDOnews/Abdul Rochim
A+ A-
JAKARTA - Pemerintah didesak untuk bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi Anak Buah Kapal (ABK) Diamond Princess yang saat ini tertahan di Yokohama, Jepang karena kasus virus Corona.

Anggota Komisi I DPR, Rizki Aulia Rahman Natakusumah mengatakan persoalan virus Corona menjadi salah satu perhatian Komisi I dan sudah dilakukan rapat gabungan dengan Pangliman TNI, Kementerian Luar Negeri (Kemlu), dan juga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bagaimana memastikan bisa memulangkan masyarakat Indonesia yang terjebak di daerah-daerah yang terdampak virus Corona bisa balik ke Indonesia dengan cepat.

"Terkait yang di kapal Jepang ini, memang pertama harus kita katakan bahwa untuk mencari datanya susah, siapa yang ada di kapal sana? ada satu dari Pandeglang dari dapil saya, terdeteksi ada di kapal tersebut. Kita mendorong pemerintah, apakah itu melalui penerbangan atau seperti apa, itu bisa memulangkan dia balik ke Tanah Air dan dikarantina di Tanah Air, darpiada kita diamkan di sana," ujar Rizki di sela diskusi bertema "Menakar Kinerja DPR RI 2020" di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/2/2020).



Politikus Partai Demokrat ini mengatakan banyak keluarga yang tidak tahu apakah keluarganya ada di kapal tersebut atau tidak. Sebab, banyak WNI yang menjadi ABK di sejumlah kapal asing.

"Seharusnya pemerintah bisa mendeteksi dan menyebarkan informasi ini kepada publik sehingga publik tahu siapa yang terjebak, bagaimana cara mengontaknya, bagaimana komunikasi yang dijalin, apakah terkena atau tidak terkena virus? Dan ini merupakan terobosan atau langkah-langkah yang kita harapkan dari pemerintah saat ini. Ke depan ya bisa dijemput dan dibawa balik ke Indonesia secara cepat," tegasnya.

Diakui Rizki, masalah ini menjadi pembahasan di Komisi I dengan Kemlu karena menyangkut dengan diplomasi bersama negara-negara yang menjadi stakeholder. "Nah apakah kita pakai kapal atau apa, poin pentingnya WNI harus segera dipulangkan ke Tanah Air secara cepat dan selamat," tuturnya.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak