alexametrics

Optimalkan Generasi Muda, Cak Imin Sebut Nama Gus Dur

loading...
Optimalkan Generasi Muda, Cak Imin Sebut Nama Gus Dur
Cak Imin saat memberikan sambutan dalam Diskusi Reboan bertema Manifesto Partai Politik dan Relevansinya bagi Perjuangan kebijakan Publik di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta, Rabu (19/2/2020). (Foto/Abdul Rochim/SINDOnews/Dok)
A+ A-
JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengatakan, peran kader muda di dalam partai politik (parpol) harus dioptimalkan. Saat ini kata Cak Imin, dunia politik banyak diisi kalangan muda.

(Baca juga: Garda Bangsa Diharapkan Jadi Wadah Aspirasi Anak Muda)

Hal ini dikatakan Cak Imin saat memberikan sambutan dalam Diskusi Reboan bertema Manifesto Partai Politik dan Relevansinya bagi Perjuangan kebijakan Publik di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta, Rabu (19/2/2020).



"Alhamdulillah sejak lahir, PKB memberikan ruang bagi anak muda. Gus Dur waktu itu memaksa anak-anak muda bahkan menggabungkan selisih jarak empat generasi (dalam kepengurusan DPP). Banyak orang kaget, termasuk korbannya saya. Saya paling dibenci saat PKB lahir karena muda, tiba-tiba dapat peluang," ujar Cak Imin.

Namun kata Cak Imin, penempatan kader muda yang dilakukan Gus Dur ketika lahirnya PKB, kini terbukti hasilnya. PKB dalam Pemilu 2019 lalu, berhasil menjadi parpol berbasis Islam dengan perolehan suara terbesar mencapai 13 juta lebih.

"Terbukti PKB sebagai partai berbasis Islam terbaik dan terbesar bagi generasinya, bahkan melampaui. Bahkan PKB juga menjadi parpol berbasis Islam terbesar di dunia dengan pemilih 13 juta," katanya.

Saat ini, di era kepemimpinannya, PKB juga banyak memberikan porsi kader-kader muda. "Bahkan di ruangan ini saya dan Hanif (Wakil Ketua Umum DPP PKB Hanif Dhakiri) yang paling tua. Lainnya muda-muda semua. Ada yang rambutnya terlihat sudah memutih, tapi sebenarnya masih tua saya karena rambut saya semir," kelakarnya di hadapan para tenaga ahli (TA) PKB.

Cak Imin pun berpesan kepada para kader muda PKB agar memperhatikan tiga hal. Yakni kreativitas, inovasi, dan keberanian untuk mengambil peran. "Pak Jokowi berani angkat menteri muda, staf khusus muda dan sebagainya. Di dunia inovasi, anak-anak muda sekrang menjadi bagian dari penemu-penemu inovasi," tuturnya.

Menurutnya, pada 2030, Indonesia akan diuji dengan bonus demografi maka anak-anak muda harus mengambil peran. tidak hanya kader muda, PKB juga memberikan ruang yang cukup besar bagi kelompok perempuan.

"PKB memberikan ruang yang sangat kuat bagi perempuan sejak lahir hingga hari ini. Tinggal tergantung perempuannya mau atau tidak. Bahkan tempat yang sangat strategis bagi perempuan," katanya.

Salah satunya adalah menempatkan kader perempuan, Ida Fauziyah sebagai Menteri Ketenagakerjaan di Kabinet Indonesia Maju.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak