alexametrics

Kementerian LHK Akhiri Kerja Sama dengan WWF Indonesia

loading...
Kementerian LHK Akhiri Kerja Sama dengan WWF Indonesia
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengakhiri kerja sama dengan Yayasan WWF Indonesia. Foto/dok Kementerian LHK
A+ A-
JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengakhiri kerja sama dengan Yayasan WWF Indonesia. Hal ini tertulis dalam Keputusan Menteri LHK (Kepmen LHK) Nomor 32 Tahun 2020. Hal itu tertuang dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kepmen LHK).

Dalam Kepmen LHK yang ditetapkan pada 10 Januari 2020 itu terdapat beberapa poin di antaranya. Pertama, kerja sama antara KLHK dan Yayasan WWF Indonesia yang dinyatakan berakhir meliputi semua perjanjian kerja sama antara keduanya, serta semua kegiatan WWF Indonesia bersama pemerintah dan pemerintah daerah yang dalam ruang lingkup bidang tugas, urusan dan kewenangan Kementerian LHK.

"Kedua, keputusan mengakhiri kerja sama didasarkan pada hasil evaluasi yang dilakukan oleh Kementerian LHK.



Pertimbangan pemutusan kerja sama itu antara lain pelaksanaan kerjasama bidang konservasi dan kehutanan dengan dasar perjanjian kerja sama telah diperluas ruang lingkupnya oleh Yayasan WWF Indonesia," bunyi Kepmen yang ditandatangani Menteri LHK Siti Nurbaya itu.

Lalu, kegiatan WWF Indonesia dalam bidang perubahan iklim, penegakan hukum lingkungan hidup dan kehutanan, serta pengelolaan sampah di lapangan, tidak memiliki dasar hukum kerja sama yang sah serta, adanya pelanggaran prinsip kerja sama dan pelanggaran kerja lapangan serta melakukan klaim sepihak yang tidak sesuai fakta yang terjadi di lapangan pada tingkat yang sangat serius oleh Yayasan WWF Indonesia.

"Kerja sama sebagaimana dimaksud dinyatakan berakhir dan tidak berlaku sejak tanggal 5 Oktober 2019. Kegiatan Yayasan WWF Indonesia yang masih berlangsung secara teknis dalam hal fisik dan administrasi pada lingkup KLHK diselesaikan paling lambat tanggal 31 Desember 2019," bunyi Kepmen yang ditandatangani Menteri LHK Siti Nurbaya tersebut.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak