alexametrics

Jelang Kongres PAN

Rekomendasi Pilkada Jangan Dijadikan Barter Dukungan

loading...
Rekomendasi Pilkada Jangan Dijadikan Barter Dukungan
Anggota DPR dari PAN dapil NTT Ahmad Yohan, Ketua Dewan Kehormatan Amien Rais, dan Ketua DPW PAN NTT Awang Notoprawiro. (Foto/Istimewa)
A+ A-
JAKARTA - Pasangan Calon Ketua Umum-Calon Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Amanat Nasional (PAN), Mulfachri Harahap-Hanafi Rais menggelar silaturahmi dengan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Nusa Tenggara Timur (NTT).

Silaturrahmi yang diawali dengan pertemuan besar bersama ketua-ketua DPD PAN NTB, Bali, Jawa Barat dan Sulawesi Tengah tersebut, diisi dengan sambutan Ketua-ketua DPW PAN yang hadir, di Hotel Aston Kupang, NTT, Sabtu 18 Januari 2020.

Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais memberikan kata sambutan singkat untuk para kader. "Agar makin memantapkan langkahnya dalam mewujudkan kejayaan PAN," kata Amien Rais dalam siaran pers, Senin (20/1/2020).



Dalam dialog terbatas dengan DPW PAN dan pengurus DPD PAN se NTT Mulfachri dan Hanafi diberondong berbagai pertanyaan bila terpilih sebagai Ketua Umum - Sekjen pada kongres PAN yang akan digelar tidak lama lagi.

Hanafi Rais memberikan pengantar dialog mengungkapkan pengalaman bekerja bersama Mulfachri.

"Banyak gagasan brilian yang kongkret dan terukur, bila dilaksanakan dalam kepengurusan mendatang akan mewujudkan banyak harapan kita semua," kata Hanafi Rais.

Karenanya menurut Hanafi, Mulfachri figur yang pas untuk menjawab tantangan dan problem yang dihadapi PAN. Ia mengajak semua kader untuk solid memenangkan Mulfachri-Hanafi.

Anggota DPR dari PAN dapil NTT, Ahmad Yohan, sekretaris TIM pemenangan Mulfachri-Hanafi memandu dialog. Sebagai putra NTT Yohan selalu mengingatkan pentingnya kekompakan kader PAN se NTT dalam menghadapi helatan kongres.

Dia juga menyinggung tentang daerah yang akan mengikuti pilkada serentak pada tahun ini agar berhati-hati dalam proses mengurus rekomendasi ke DPP PAN. Menurutnya rekomendasi yang didapat bisa saja dikoreksi bila kepengurusan DPP PAN berubah paska kongres.

"Tidak ada yang pasti, kepengurusan DPP PAN berubah, bisa saja rekomendasi pilkada dikoreksi untuk keperluan pemenangan partai. Saya juga mengingatkan elite DPP PAN yang terlibat dalam penentuan rekomendasi calon dalam pilkada," jelasnya.

"Termasuk Ketua Umum Zulkifli Hasan tidak main-main apalagi menjadikannya sebagai barter untuk dukungan kongres. Bila itu terjadi, potensi masalah paska kongres akan mendera. Bisa ribut," tegas Yohan.

Hadir dalam dialog tersebut Ketua DPW PAN NTT Awang Notoprawiro, Ketua TIM Pemenangan Mulfachri-Hanafi Ahmad Riski Sadiq, fungsionaris DPP PAN Chandra Tirta Wijaya dan Eneng Humaeroh, Saleh La Ela, Iswari Alfarizi.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak