alexametrics

Menhan Prabowo Ingin Pastikan Dana Prajurit di Asabri Tetap Aman

loading...
Menhan Prabowo Ingin Pastikan Dana Prajurit di Asabri Tetap Aman
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Foto/Dok SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Juru Bicara Menhan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, pihaknya akan mendengar dahulu keterangan dari Menteri BUMN Erick Thohir terkait kondisi keuangan PT. Asabri (Persero) termasuk kerugian negara dari kasus dugaan korupsi yang menjerat perusahaan pelat merah itu.

"Karena kan memang secara hierarki ini di bawah Menteri BUMN, walaupun memang posisi Kemhan dalam hal ini TNI juga Polri juga itu sebagai stakeholder karena kan memang semua dana pensiun dan tunjangan hari tua prajurit Polri TNI dan Polri itu diletakkan di Asabri," kata Dahnil di Kantor Kemhan, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Dahnil menjelaskan, setiap bulannya dari APBN gaji pokok TNI/Polri termasuk PNS Kemenhan itu dipotong 8 persen. Sebanyak 3,45 atau 25 persen untuk tunjangan hari tua dan 4,75 itu untuk iuran pensiun. Jadi totalnya sekitar 8 persen yang dipotong dari Prajurit TNI.



"Nah oleh sebab itulah, kepentingan Pak Prabowo hanya satu hal sebenarnya, apa itu? Itu adalah dana prajurit tetap aman," ujarnya. (Baca juga: Gelar Konferensi Pers, Asabri Tegaskan Dana Pensiun Aman).

Kata Dahnil, dari laporan sementara yang diterima pihak BUMN dan Asabri bahwa dana prajurit tetap aman. Untuk itu, Prabowo meminta agar prajurit tetap tenang menyikapi isu yang berkembang.

"Nah kalau kemudian ada masalah hukum ya tentu itu harus diselesaikan dengan segera. Kalau ada masalah korupsi ya harus diselesaikan dengan segera. Tapi tidak boleh ada korban dana prajurit, itu aja," pungkasnya. (Baca juga: Asabri Bantah Ada Korupsi, Mahfud MD: Kita Lihat Saja Perkembangannya).
(zik)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak