alexametrics

Lima Calon Ketua Umum yang Beredar di Internal PPP

loading...
Lima Calon Ketua Umum yang Beredar di Internal PPP
Wakil Sekjen DPP PPP, Achmad Baidowi menegaskan dalam Mukernas nanti tak dibahas mengenai kriteria Caketum. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-5 di Jakarta pada 14-16 Desember mendatang. Mukernas PPP selain membahas langkah strategi partai juga akan menentukan waktu pelaksanaan Muktamar Partai untuk memilih Calon Ketua Umum (Caketum) PPP.

Wakil Sekjen DPP PPP, Achmad Baidowi menegaskan dalam Mukernas nanti tak dibahas mengenai kriteria Caketum. Karena kriteria tersebut sudah dituangkan dalam AD/ART partai.

"Di AD/ART syarat mutlak menjadi ketum itu, pertama, pernah menjadi pengurus DPP dalam satu periode, atau pernah menjadi pengurus DPW satu periode. Itu syarat mutlak. Ini bukan sesuatu yang mudah," ujar Baidowi, Kamis (12/12/2019).



Dengan demikian, pria yang akrab disapa Awiek ini menegaskan, orang di luar partai tidak bisa tiba-tiba datang langsung menjadi Caketum. Ia menyebut, PPP sejak awal menerapkan prinsip partai kader untuk posisi-posisi strategis partai.

"Kalau soal kriteria itu sudah ada ketentuan di AD/ART yang tidak mungkin kita ubah di Mukernas. Itu bisa kita ubah nanti di Muktamar atas kesepakatan Mukatamirin," jelasnya.

Terkait nama-nama Caketum yang siap bertarung pada Muktamar nanti, Awiek tak menampik bahwa memang sudah beredar nama-nama tersebut di internal partainya. Bahkan nama-nama itu sudah muncul di group WhatShapp (WA) atau saat pengurus diskusi turun ke bawah.

"Pertama, Plt Ketum Suharso Monoarfa, Kedua Wakil Ketua Umum Bapak Mardiono, Ketiga Sekjen Arsul Sani, Keempat Wakil Ketua Pertimbangan Bapak Ahmad Mukowam, Kelima Waketum sekaligus Ketua Fraksi PPP DPR Bapak Amir Buskara," ungkapnya.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak