alexametrics

SBY Sindir Soal Parpol yang Mulai Targetkan Pemilu 2024

loading...
SBY Sindir Soal Parpol yang Mulai Targetkan Pemilu 2024
Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam Refleksi Pergantian Tahun, Indonesia Tahun 2020: Peluang, Tantangan dan Harapan di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (11/12). Foto/SINDOnews/Kiswondari
A+ A-
JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selalu memiliki cara yang elegan untuk menyindir sesuatu. Kali ini, SBY menyindir partai politik (parpol) yang sudah mulai tancap gas untuk memenangkan Pemilu 2024 mendatang dalam pidato refleksi akhir tahun Partai Demokrat.

“Pemilihan umum, sebuah kontestasi politik untuk sebuah kekuasaan, telah usai. Sementara, pemilu mendatang masih jauh, 5 tahun lagi. Tak baik dan malu kepada rakyat, kalau saat ini kita memulai lagi kontestasi baru,” kata SBY dalam Refleksi Pergantian Tahun, Indonesia Tahun 2020: Peluang, Tantangan dan Harapan di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Terlebih, SBY melanjutkan, bahwa tujuannya adalah untuk memenangkan Pemilu 2024 mendatang. Hal itu sama halnya dengan mempermalukan diri di hadapan rakyat ditambah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga baru memulai tugasnya di periode kedua ini.



“Apalagi jika semangat dan nafsunya adalah untuk mendapatkan kekuasaan di tahun 2024. Juga tidak etis, karena pemerintahan Presiden Jokowi yang kedua, baru mulai melaksanakan tugasnya,” ucapnya. “Mari hormati pemerintah kita, dan tentunya rakyat kita,” ajak SBY.

Karena itu, kata SBY, Partai Demokrat berpendapat, saatnya semua pihak menghentikan suasana permusuhan, menghentikan politik yang membelah dan memisahkan. Menurutnya, ini saatnya kembali membangun hubungan antar kekuatan politik yang lebih damai dan menyatukan.
Hubungan yang bernuansa kawan dan lawan harus diganti dengan hubungan antar mitra. Kemitraan untuk membangun bangsa, kemitraan dan kebersamaan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi rakyat. Karena rakyat menghormati negara dan pemimpinnya.
“Negara dan pemimpin sabar dan mengayomi rakyat dengan adil dan penuh rasa kasih sayang. Bersatu kita teguh. Bersama kita lebih kuat. Together we are stronger. Inilah ajakan Partai Demokrat,” tegasnya.
(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak