alexametrics

Lagi, Jokowi Minta Kapolri Ungkap Kasus Novel Baswedan

loading...
Lagi, Jokowi Minta Kapolri Ungkap Kasus Novel Baswedan
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil Kapolri Idham Azis, untuk menanyakan perkembangan dan penanganan kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan. (Foto/Sutikno/SINDOnews)
A+ A-
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil Kapolri Idham Azis untuk menanyakan perkembangan penanganan kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan. Meskipun diklaim ada perkembangan signifikan tapi pihak kepolisian masih belum mau mengungkap ke publik.

"Alhamdulillah Bapak Kapolri sudah bertemu dengan Bapak Presiden. Lebih kurang 20 menit beliau bertemu. Saat ini Pak Kapolri sudah meninggalkan kompleks istana untuk melaksanakan tugas-tugas yang lain. Prinsipnya adalah Bapak Presiden menanyakan perkembangan penanganan kasus yang menimpa saudara NB," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol M Iqbal di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/12/2019).

(Baca juga: Tiga Menteri Jokowi Beradu Akting, Erick Thohir Jadi Tukang Bakso)

Dia mengatakan, pihak kepolisian terus melakukan upaya-upaya pengungkapan. Mulai dari pemeriksaan 73 saksi, 114 toko kimia, sampai 38 titik CCTV. Dia pun menegaskan, bahwa tim teknis sudah menemukan bukti dan petunjuk signifikan.



"Bahkan CCTV itu kita periksa secara laboratorium forensik kepolisian scientific di Mabes Polri maupun di AFP di Australia. Ini salah satu bukti bahwa kita sangat serius," ujarnya.

"Sabar saja. Tidak akan berapa lama lagi tim teknis akan mengungkap kasus ini. Kita sudah menemukan alat bukti dan petunjuka yang sangat sangat sangat signifikan," tambahnya.

Walaupun telah menyebut temuan petunjuk signifikan, Iqbal mengatakan hal tersebut tidak bisa diungkap ke publik. Dia beralasan bahwa hal tersebut akan menggangu langkah penuntasan kasus.

"Bukti petunjuk ini tidak bisa, mohon maaf tidak bisa saya sampaikan di ruang publik ini. Karena sangat mengganggu upaya pengungkapan kasus ini," ujarnya.

Ditanyakan apa yang masih ditunggu tim teknis untuk mengumumkan petunjuk tersebut, Iqbal tak menyawab banyak. Dia mengatakan bahwa hal tersebut masih perlu proses pematangan.

Dia kembali menegaskan, bahwa tidak akan lama lagi hal tersebut akan diungkap. Menurutnya tim teknis optimistis dapat menyelesaikan kasus ini. "Tidak akan berapa lama lagi. InshaAllah tidak berbulan-bulan. Doakan inshaAllah. Dalam waktu dekat," katanya.

Lebih lanjut dia mengaku ada pesan presiden kepada kapolri. Pesan tersebut adalah segera menuntaskan kasus penyerangan Novel Baswedan. "(Pesan presiden) satu kata, Pak Kapolri segera ungkap kasus ini," tutur Iqbal.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak