alexametrics

Prabowo: RI-Australia Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Maritim dan Intelijen

loading...
Prabowo: RI-Australia Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Maritim dan Intelijen
Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan Australia, Linda Reynolds dalam pertemuan 22 di Nusa Dua, Bali, Jumat (6/12/2019). Foto/SINDOnews/Victor Maulana
A+ A-
NUSA DUA - Indonesia dan Australia sepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang maritim, khususnya dalam bidang pertukaran informasi dan intelijen. Kesepakatan itu dicapai dalam pertemuan 2+2 Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan kedua negara di Bali.

"Kami tadi sepakat meningkatkan kerja sama di bidang maritim. Australia tadi akan menawarkan kerja sama terutama di bidang pertukaran informasi dan intelijen, khususnya menghadapi pencurian dan kejahatan transnasional di perairan Indonesia," ujar Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto di Nusa Dua, Bali, Jumat (6/12/2019).

Prabowo kemudian mengatakan bahwa Australia mengundang Indonesia untuk lebih banyak melakukan latihan gabungan. Selain itu, papar Prabowo, Australia juga mengundang lebih banyak perwira Indonesia untuk belajar di Australia. (Baca juga: Prabowo Jajaki Pengerahan Bersama Pasukan Penjaga Perdamaian PBB RI-Australia)



"Saya ucapkan terima kasih ada undangan untuk lebih banyak perwira-perwira kita, bahkan taruna kita untuk ikut serta dalam pendidikan di akademi militer Australia," terangnya.

Sementara itu, pada giliranya Menteri Pertahanan Australia, Linda Reynolds menuturkan bahwa peningkatan kerja sama maritim akan membantu kedua negara lebih memahami ancamanan yang ada di kawasan.

"Ini akan membantu kedua negara untuk lebih mengerti ancaman dan juga tantangan ini kawasan dan selebihnya. Kami juga menegaskan kerja sama regional baik secara bilateral, maupun multilateral masih menjadi bagian penting dari peningkatan keterlibatan bilateral maritim kedua negara. Sejalan dengan ini, kami juga sepakat untuk menjajaki kesempatan kerja sama trilateral dalam bidang maritim, termasuk dengan India," tukasnya.
(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak