alexametrics

Tingkatkan Profesionalisme, Jaksa Agung Buka Lelang Jabatan untuk Kajari-Kajati

loading...
Tingkatkan Profesionalisme, Jaksa Agung Buka Lelang Jabatan untuk Kajari-Kajati
Rencana Jaksa Agung ST Burhanuddin yang akan membuka lelang jabatan untuk sejumlah kajari kajati mendapat dukungan sejumlah kalangan. Foto/Dok/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Rencana Jaksa Agung ST Burhanuddin yang akan membuka lelang jabatan untuk sejumlah kepala kejaksaan negeri (kajari) dan kepala kejaksaan tinggi (kajati) mendapat dukungan sejumlah kalangan.

Wakil Ketua Komisi III DPR dari Fraksi NasDem Ahmad Sahroni menilai, langkah Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam meluncurkan program lelang untuk jabatan kejati di seluruh Indonesia sebagai langkah progresif yang bertujuan membangun profesionalisme institusi Kejaksaan Agung ke depan.

Menurut dia, upaya tersebut akan menciptakan kompetisi sehat bagi setiap individu jaksa yang memiliki kompetensi dalam membangun Kejagung mulai dari tingkat kejari dan kejati. “Saya rasa itu sebuah terobosan besar dalam membuka ruang profesionalisme bagi para jaksa dalam membangun karier mereka secara individu maupun kelembagaan,” tandas Sahroni di Jakarta kemarin.



Dengan demikian, Jaksa Agung sebagai pimpinan Kejagung, menurut Sahroni, dapat mengetahui secara langsung kompetensi maupun integritas calon-calon kajari dan kajati yang akan membantunya membangun kejaksaan minimal untuk lima tahun ke depan. “Lewat proses lelang jabatan tersebut, Jaksa Agung sangat terbantu menyeleksi kualitas sumber daya manusia yang dimiliki jajarannya yang notabene lepas dari unsur korupsi, kolusi, dan nepotisme,” tandasnya.

Dia kemudian mengingatkan hasil dari proses lelang jabatan ini nanti mampu semakin menghadirkan kepercayaan publik pada kinerja kejaksaan. Dalam hal ini Jaksa Agung diminta mengawasi secara ketat pelaksanaan visi-misi para kajari dan kajati terpilih agar tidak menyimpang dari visi-misi kejaksaan secara kelembagaan.

“Jangan sampai kesempatan besar ini disalahgunakan untuk kepentingan pribadi maupun kroninya. Besar harapan kita sistem lelang jabatan ini akan memperkuat kejaksaan di mata masyarakat,” ucapnya.

Jaksa Agung ST Burhanuddin sebelumnya menyatakan akan menggelar lelang jabatan untuk posisi kajari dan kajati yang dimulai dari kejaksaan di wilayah DKI sebagai pilot project. Hal itu diungkapkan Jaksa Agung dalam Rapat Kerja Nasional Kejaksaan Agung RI 2019 di Hotel Yasmin, Cipanas, Puncak, Cianjur, Selasa (3/12)

Uji publik lelang jabatan rencana digelar di Jakarta pada 16 Desember mendatang. Para calon itu akan diuji kemampuan, yang layak dan terpilih akan menduduki jabatan tersebut. “Lelang jabatan syaratnya tentu jaksa. Jika dari instansi lain mau ngikut, boleh asalkan jaksa dan memenuhi kriteria,” tandas Burhanuddin. Setelah uji coba nanti, program lelang jabatan akan dilakukan di seluruh Indonesia.
(don)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak