alexametrics

Presenter Cantik iNews TV Berbagi Pengalaman ke Mahasiswa Trisakti

loading...
Presenter Cantik iNews TV Berbagi Pengalaman ke Mahasiswa Trisakti
Redaksi iNews menghadirkan presenter atau news anchor, Aprilia Putri, dalam seminar 'How to be a Good News Presenter di ITL Yayasan Trisakti. Kamis (21/11/2019). (Foto/Instagram Aprilia Putri/Dok)
A+ A-
JAKARTA - Redaksi iNews menghadirkan presenter atau news anchor, Aprilia Putri, dalam seminar bertajuk 'How to be a Good News Presenter di Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Yayasan Trisakti, Kebon Nanas, Cipinang Besar, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (21/11/2019).
Presenter Cantik iNews TV Berbagi Pengalaman ke Mahasiswa Trisakti

Presenter cantik yang akrab disapa April itu, memilih berbagi pengalaman dan motivasi yang pernah dilalui selama berkarier sebagai jurnalis di Group MNC dengan ratusan mahasiswa yang hadir.

"Mungkin pengalaman saya bisa menambah motivasi bagi temen-temen mahasiswa. Saya percaya di sini banyak mahasiswa yang jauh lebih pintar, banyak bakat terpendam, hanya diperlukan pengembangan lebih lanjut," tutur April dalam paparannya.

April mengatakan, banyak orang merasa tidak percaya diri dengan profesi jurnalis atau menjadi presenter. Ketidakpercayaan diri itu dipengaruhi banyak faktor seperti halnya melihat masa depan dan merasa khawatir akan gagal menjadi presenter yang berhasil.



"Tapi memang ini penting bagi temen-temen mahasiswa bagaimana memahami lingkungan sekitar dengan reportase atau menyampaikan informasi kepada masyarakat," ujar April.

April menekankan pada tiga aspek untuk menjalani profesi sebagai presenter yakni, 'operational speaker, educational speaker dan motivational speaker, di samping tentu seorang jurnalis atau presenter harus tetap berpijak pada teknis 5W H1 serta cover boothside dalam memberitakan.

April mengaku menggeluti dunia jurnalis sejak usia 19 tahun. Awalnya saat mencoba menjadi 'news anchor' ia mengaku takut dan tidak percaya diri. Sehingga, dalam menyampaikan berita di layar kaca pun masih gugup dan keluar keringat dingin. Lambat laun rasa gugup itu hilang seiring dengan kebiasaan mencoba untuk percaya diri.

"Saya menyadari tidak ada backrund presenter, tapi karena mau mencoba, kadang keringit dingin itu pasti ada, tapi kemampuan memang perlu diasah. Itu lah yang saya percaya, temen-temen mahasiswa juga bisa jadi news anchor yang sukses," pungkasnya.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak