alexametrics

Waka BSSN: Di Dunia Maya Tuhannya Maya, Dunia Nyata Tuhannya Nyata

loading...
Waka BSSN: Di Dunia Maya Tuhannya Maya, Dunia Nyata Tuhannya Nyata
Wakil Kepala BSSN Komjen Pol Dharma Pongrekun meminta masyarakat bijak dalam menggunakan media sosial. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) meminta masyarakat bijak dalam menggunakan media sosial (medsos). Sebab, yang ditampilkan dalam dunia maya belum tentu sesuai dengan kenyataannya.

Hal itu disampaikan Wakil Kepala BSSN Komjen Pol Dharma Pongrekun saat menjadi narasumber dalam seminar kehidupan sosial di Restoran Grand HWA Yen, Jalan Roa Malaka Utara, Jakarta Barat, Minggu (17/11/2019).

Dalam seminar bertajuk Bijak Dalam Bermedsos itu, Dharma Pongrekun membeberkan perbedaan dunia maya dengan dunia nyata. "Di dunia nyata, Tuhannya nyata. Di dunia maya, Tuhannya juga maya," ujar Sharma dalam acara yang digelar Perkumpulan Anging Mammiri Jakarta Indonesia (Pamji) itu.



Dia menambahkan, semuanya menjadi palsu di media sosial atau dunia maya. "Terjadi pencitraan, seolah-olah baik," ujarnya dihadapan ratusan peserta seminar tersebut.

Dalam kesempatan itu, dia juga membeberkan dampak negatif dari penggunaan telepon seluler atau handphone. "Handphone ini menghancurkan sel-sel kita, bapak ibu mudah gelisah, bapak ibu mudah cepat lelah, karena apa? Karena tubuh kita capek, setiap hari kita dipaksa untuk lihat medsos," tuturnya.

Kemudian, kata dia, buntut dari dampak negatif penggunaan handphone itu adalah penyakit. "Kapan kita berhenti, kapan kita berdoa, kapan kita meluangkan waktu untuk Tuhan, gara-gara itu kita dipaksa begitu capeknya, ketika badan kita capek, sel-sel tubuh kita capek, maka di situ lah terjadi penyakit, sel-sel tubuh kita menjadi sakit," imbuhnya.

Pada kesempatan itu juga dirinya meminta masyarakat memperkuat persatuan Indonesia. "Supaya bangsa kita selamat dari gelombang arus global yang akan menghancurkan kita dan menjauhkan kita dari kemahakuasaan Tuhan, dan akhirnya apa? Kita tidak bisa kembali ke rumah Tuhan," katanya
(cip)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak