alexametrics

Eksis Selama 1 Abad, TK Aisyiyah Cetak Rekor MURI Hand Printing Terpanjang

loading...
Eksis Selama 1 Abad, TK Aisyiyah Cetak Rekor MURI Hand Printing Terpanjang
Memperingati 100 Tahun TK ABA, PP Aisyiyah Majelis Dikdasmen menggelar Acara Penghitungan Rekor MURI Hand Printing (cap tangan) anak PAUD terpanjang dari murid TK dan PAUD ABA dari seluruh Indonesia. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Dalam rangka mengenang dan memperingati 100 Tahun TK Aisyiyah Busthanul Athfal (ABA), PP Aisyiyah Majelis Dikdasmen sebagai Panitia Milad bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Jakarta menggelar Acara Penghitungan Rekor MURI Hand Printing (cap tangan) anak PAUD terpanjang dari murid TK dan PAUD ABA dari seluruh Indonesia.

Pencatatan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) dilaksanakan pada 14 November 2019 di Jakarta. Dan dua hari berikutnya, sertifikat rekor MURI diserahkan di Yogyakarta dalam acara tasyakuran milad 100 tahun TK Aisyiyah Bustanul Athfal.

Ketua PP Aisyiyah, Prof Dr Masyithoh Chusnan menjelaskan kegiatan ini tercatat sebagai rekor MURI dengan kain terpanjang 9.435 meter.



"Ini menunjukkan keberadaan dan jumlah PAUD Aisyiyah terwakili di 34 provinsi dengan tujuan memberikan apresiasi atau penghargaan sebagai ungkap rasa syukur dan penghormatan karena sudah eksis selama 100 tahun," ujar Masyithoh dalam keterangan resminya, Jumat (15/11).

Melalui kegiatan ini dapat tergambar kesatuan dan persatuan seluruh murid TK ABA yang tersebar di seluruh Indonesia dan semakin menguatkan jalinan kasih sayang melalui tangan-tangan atau jari-jemari mungil anak TK Aisyiyah yang siap menjalankan kehidupannya ke depan. Antusiasme anak-anak dan kemeriahan acara dapat mencerminkan kegembiraan dan keceriaan di TK ABA.

Selain menunjukkan kuantitas PAUD Aisyiyah, kegiatan Hand Printing (cap tangan) ini juga mengandung filosofi pendidikan anak usia dini. Anak usia dini dalam perkembangan hidupnya memperoleh stimulasi dari kegiatan bermain.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak