alexametrics

Pengelolaan SDM yang Baik Mampu Cegah Penyebaran Radikalisme

loading...
Pengelolaan SDM yang Baik Mampu Cegah Penyebaran Radikalisme
Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius saat berbicara dalam acara di Bank Indonesia Institute, Jakarta, Senin (4/11/19). Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal Polisi Suhardi Alius mengajak perusahaan nasional untuk mengantisipasi masuknya orang-orang yang menganut paham radikal.

Oleh karena itu, kata dia, setiap perusahaan harus memiliki pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang baik.

Suhardi menyampaikan itu saat memberikan pembekalan dalam acara bertajuk Resonansi Kebangsaan serta Bahaya dan Upaya Pencegahan Paham Radikal Terorisme dalam kegiatan Pembekalan Kandidat Mandiri Best Employee 2018: Walk The Talk "Leading by Example” di Bank Indonesia Institute, Jakarta, Senin (4/11/19).



“Pengelola SDM tolong yang benar, karena kunci di SDM, kalau nanti disusupi, mereka gunakan SDM ini untuk menempatkan orang-orang mereka di posisi strategis, mulai dikuasai satu persatu, tempat ibadah dikuasai, sudah pernah terjadi, sekarang kita ambil lagi itu semua ” tuturnya.

Suhardi menjelaskan, para kandidat best employee juga memiliki kewajiban atas pencegahan paham ini. Menurut dia, para kandidat ini nantinya akan menjadi para pemimpin sehingga harus memiliki kesadaran dan perhatian yang lebih terhadap lingkungannya.

“Kalian ini kan orang terpilih, kandidat best employee, jadilah leading example, Kalian adalah yang nanti jadi tokoh-tokoh calon pemimpin, harus aware, harus ada perhatian terhadap lingkungan, tidak hanya meningkatkan kinerja perusahaan tetapi juga mencegah paham-paham semacam ini untuk nusa dan bangsa,” tuturnya.

Suhardi berharap setelah pembekalan ini, para kandidat akan memiliki kepedulian tinggi sehingga bisa ikut mencegah menyebarnya paham-paham radikal di perusahaan.

“Saya harap ke depan para kandidat memiliki kepedulian lebih, jangan cuek, lingkungan kerja, lingkungan rumah, harus peduli jika ada sesuatu yang aneh, segera laporkan, segera informasikan, agar mereka tidak semakin terpapar dengan hal yang tidak baik,” ungkapnya.

Sementara itu Direktur Kepatuhan dan SDM PT Mandiri, Agus Dwi Handaya mengungkapkan apresiasinya atas bersedianya Kepala BNPT untuk memberikan pembekalan kepada kandidat Best Employee 2018.

Dia berharap ke depan para kandidat bisa menerapkan hal-hal yang telah dipelajarinya, baik untuk kemajuan Mandiri serta kemajuan Bangsa.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Suhardi dan BNPT, meningkatkan awareness kita, jadi role model. Bagaimana teman-teman kandidat nantinya bisa memimpin dengan hati, mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi buat mereka, bisa menjadi anak-anak bangsa yang berkontribusi untuk Mandiri dan untuk Indonesia,” tuturnya.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak