alexametrics

Nasdem Bertemu PKS, Loyalitas Parpol Pendukung Pemerintah Mulai Diuji

loading...
Nasdem Bertemu PKS, Loyalitas Parpol Pendukung Pemerintah Mulai Diuji
Pengamat Politik dan Direktur Indostrategi Arif Nurul Imam menilai pertemuan antara Nasdem dan PKS bisa diartikan sinyal politik bahwa Nasdem siap bekerja sama dengan parpol pendukung oposisi. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Pertemuan antara Partai Nasdem dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang terjadi belum lama ini cukup mengejutkan publik. Bahkan ada yang menganggap Nasdem telah siap masuk ke dalam koalisi oposisi.

Menanggapi itu, Pengamat Politik dan Direktur Indostrategi Arif Nurul Imam menilai pertemuan antara Nasdem dan PKS bisa diartikan sinyal politik bahwa Nasdem siap bekerja sama dengan parpol pendukung oposisi. (Baca juga: Saling Bertemu, PKS Anggap Nasdem Saudara Tuanya)

"Langkah Nasdem komunikasi dengan PKS saya kira selain silaturahmi politik juga sebagai upaya memberi sinyal politik bahwa Nasdem juga bisa kerja sama dengan parpol non pendukung pemerintah," ujar Arif saat dihubungi SINDOnews, Sabtu (2/11/2019).



Menurut, sikap Nasdem yang tiba-tiba mendekati parpol non pemerintahan dalam hal ini PKS bisa menjadi gertakan bagi kubu pemerintahan. Sebab, jika diabaikan bukan tidak mungkin Nasdem bakal menjadi oposisi. (Baca juga: Elite Politik Bermanuver, Diyakini Bakal Terbentuk Koalisi Baru untuk 2024)

"Ini tahap awal masih menguji parpol pendukung pemerintah, namun jika diabaikan bisa jadi Nasdem bisa serius menjadi kekuatan penyeimbang," jelasnya.

Saat disinggung mendekatnya Nasdem dengan PKS akibat kurang puas dengan jatah menteri yang didapatinya, Arif pun tak menyangkal hal itu. "Ya di antaranya karena faktor itu jatah menteri dan bergabungnya Gerindra ke pemerintah," tuturnya.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak