alexametrics

Cucu Soekarno Bicara Soal Ibu: Pahlawan yang Tak Tergantikan

loading...
Cucu Soekarno Bicara Soal Ibu: Pahlawan yang Tak Tergantikan
Puti Guntur Soekarno saat berbicara dalam diskusi bertajuk Apa Arti Pahlawan di Mata Perempuan Lintas Generasi di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Jumat (1/11/2019). Foto/SINDOnews/Raka Dwi Novianto
A+ A-
JAKARTA - Anggota DPR Puti Guntur Soekarno menilai sosok ibu adalah pahlawan yang tidak pernah tergantikan. Seorang ibu memiki peran besar, tidak hanya di dalam keluarga tapi juga bangsa.

"Menurut saya (pahlawan-red) itu adalah perempuan, para ibu, mungkin dalam hal ini saya ingin mengatakan mengingatkan sedikit, bagaimana kita memperingati Hari Ibu, tanggal 22 Desember," ujar Puti dalam diskusi bertajuk Apa Arti Pahlawan di Mata Perempuan Lintas Generasi di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Jumat (1/11/2019).

Cucu dari Presiden pertema Soekarno dari pasangan Guntur Soekarnoputra dan Henny Emilia Hendayani ini memaknai Hari Ibu di Indonesia berbeda dengan Hari Ibu Internasional atau Mother's Day.



"Karena Hari Ibu kita seyogyanya adalah bagaimana pergerakan perempuan Indonesia pada saat itu dengan dijiwai oleh Sumpah Pemuda, yang kemudian Kongres Perempuan pertama, ingin menjadi bagian dari pembangunan Indonesia," tambahnya. (Baca juga: Sederet Artis Jadi Anggota DPR-MPR 2019-2024)

Maka dari itu, para perempuan hingga Ibu mendapati tugas yang besar. Selain menjadi pahlawan dalam pekerjaannya juga menjadi pahlawan di rumah tangganya.

"Hari ini menjadi tugas kita, kalau bicara pahlawan, maka di lubuk hati kecil saya, saya katakan, perempuan Indonesia harus bisa menjadi pahlawan-pahlawan di rumah tangganya. Karena apa? siapa yang mengajarkan nasionalisme, siapa yang mengajarkan sejarah Indonesia, siapa yang mengajarkan cinta kita kepada Indonesia kalau bukan dari seorang ibu," tutur cucu Presiden pertama Indonesia Soekarno ini.

Dengan demikian, lanjut Puti, ibu adalah pahlawan yang salah satu perannya menciptakan anak-anak yang menjaga keberagaman Tanah Air.

"Menjaga toleransi kita, menjaga persatuan kita adalah kaum perempuan dan merekalah yang menjadi pahlawan di dalam rumah tangga, di bidang ekonomi, yang bantu suaminya juga, yang menjadi pahlawan untuk mendidik anak-anaknya, untuk cinta kepada bangsa," tuturnya
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak