alexametrics

Kabinet Jokowi-Ma'ruf Dinilai Cerminan Kompromi Politik

loading...
Kabinet Jokowi-Maruf Dinilai Cerminan Kompromi Politik
Kabinet Indonesia Maju yang baru dilantik hari ini dinilai sebagai cerminan kompromi politik.Foto/ANTARA Foto/Puspa Perwitasari
A+ A-
JAKARTA - Kabinet Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin yang telah dilantik di Istana Kepresidenan Jakarta dinilai cerminan kompromi politik dan kepentingan.

"Kabinet yang dibentuk hari ini merupakan cerminan kompromi politik dan kepentingan. Namun kita masih bisa berharap pada kaum profesional yang diangkat jadi menteri. Mudah-mudahan mereka berpihak pada rakyat," ungkap Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin masih kepada SINDOnews, Rabu (23/10/2019).

Dia berpendapat, bangsa ini harus bangun dari tidur dan bergerak dari kebodohan dan kejumudan menuju pencerahan. "Harus hijrah dari kejahiliahan ke keadaban. Jadi memang bangsa ini harus menatap masa depan dengan penuh optimisme," ujarnya.



Ujang menilai, siapapun orang yang mengisi kabinet merupakan orang-orang terbaik pilihan Jokowi dan partai. "Tapi belum tentu terbaik buat rakyat," katanya.

Menurut dia, rakyat tetap saja harus berjuang sendiri siapapun yang jadi menteri. "Rakyat kerja, cari makan, bayar rumah sakit yang mahal sendiri. Bayar SPP anaknya sekolah sendiri. Mereka sudah terbiasa sendiri tak pernah berharap pada menteri-menteri yang dipilih Jokowi," ucapnya.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak