alexametrics

Tak Terkait Menteri, Tetty Paruntu ke Istana untuk Bertemu Airlangga

loading...
Tak Terkait Menteri, Tetty Paruntu ke Istana untuk Bertemu Airlangga
Bupati Minahasa Selatan, Christiany Eugenia Tetty Paruntu, pada Senin (21/10/2019) pagi, datang ke Istana Kepresidenan, Jakarta, sekira pukul 10.07 WIB. (Foto/Eko Purwanto/SINDOphoto)
A+ A-
JAKARTA - Bupati Minahasa Selatan, Christiany Eugenia Tetty Paruntu, pada Senin (21/10/2019) pagi, datang ke Istana Kepresidenan, Jakarta, sekira pukul 10.07 WIB.

Tetty Paruntu mengenakan kemeja berwarna putih dan berkaca mata hitam. Saat ditanyakan tujuan kedatangannya di Istana, dia enggan menjawab. "Nanti ya. Nanti," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019).

(Baca juga: Berbaju Putih dan Kacamata Hitam, Bupati Minahasa Selatan Merapat ke Istana)



Kedatangan Tetty ini sempat dikaitkan dengan sejumlah penempatan posisi menteri di kabinet Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin. Hal tersebut dibantah oleh Deputi Protokol Media dan Pers Istana, Bey Mahmudin.

"Kedatangan Bupati Minahasa Selatan, Christiany Eugenia Tetty Paruntubukan dipanggil Presiden. Tapi ingin bertemu dengan Ketum (Ketua Umum) Golkar, Airlangga Hartarto," kata Bey Mahmudin.

(Baca juga: Purnawirawan Jenderal TNI Ini Berpotensi Kembali Masuk Kabinet)

Sementara untuk pengumuman kabinet pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin periode 2019-2024 kemungkinan dilakukan bersamaan dengan pelantikan. Hal ini disampaikan mantan Ketua MK Mahfud MD seusai bertemu dengan Presiden Jokowi.

"Hari Rabu jam 7 diundang ke sini. Pertama jam 7 itu untuk diperkenalkan semua kepada Anda. Ini kan satu-satu hari ini. Besok Rabu diperkenalkan semua," ungkap Mahfud MD.

Setelah itu, menurut Mahfud akan dilakukan pelantikan menteri kabinet mendatang. "Sesudah itu jam 9 penyerahan SK untuk masing-masing orang. Sesudah itu pelantikan," tuturnya.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak